Monday, September 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Respons Konflik Global, Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga 1

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
8 March 2026
in Nasional
Respons Konflik Global, Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga 1

Metapos.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Instruksi itu tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.

BACA JUGA

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak

Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah membenarkan adanya telegram tersebut. Ia menegaskan bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang TNI, salah satu tugas utama TNI adalah melindungi bangsa dan seluruh wilayah Indonesia dari berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara.

Dalam telegram tersebut, seluruh jajaran TNI diminta meningkatkan kesiapsiagaan operasional menyusul dinamika konflik internasional serta mempertimbangkan perkembangan situasi di dalam negeri. Status siaga 1 diberlakukan mulai 1 Maret 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Terdapat sejumlah instruksi penting yang harus dilaksanakan oleh satuan TNI. Salah satunya adalah perintah kepada Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) untuk menyiagakan personel serta alat utama sistem persenjataan (alutsista), sekaligus meningkatkan patroli di berbagai objek vital strategis dan pusat kegiatan ekonomi.

Patroli tersebut mencakup area penting seperti bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga fasilitas strategis lainnya termasuk kantor perusahaan listrik negara.

Selain itu, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan untuk meningkatkan pengawasan wilayah udara melalui deteksi dini dan pemantauan secara terus-menerus selama 24 jam.

Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI juga diminta mengoordinasikan para atase pertahanan di negara-negara yang terdampak konflik untuk mendata kondisi warga negara Indonesia (WNI) serta menyiapkan langkah evakuasi jika situasi memburuk. Upaya tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Di wilayah Ibu Kota, Kodam Jaya juga diperintahkan memperketat patroli keamanan di kawasan objek vital dan area kedutaan besar negara sahabat guna menjaga stabilitas keamanan.

Selain itu, satuan intelijen TNI diminta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di objek vital maupun kawasan diplomatik. Sementara itu, seluruh badan pelaksana pusat (Balakpus) TNI juga diminta menjaga kesiapsiagaan di satuan masing-masing.

Setiap perkembangan situasi yang terjadi di lapangan juga harus segera dilaporkan kepada Panglima TNI.

Kapuspen TNI menegaskan bahwa telegram tersebut merupakan perintah resmi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI. Ia menambahkan bahwa TNI harus selalu menjaga profesionalitas dan kesiapan operasional guna menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul akibat dinamika situasi global, regional, maupun nasional.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, TNI secara rutin melaksanakan apel serta pengecekan kesiapan personel dan peralatan militer sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan operasional.

Tags: Kapuspen TNImengeluarkanMetapos.idPangkotamaopsPanglima TNISiaga satusituasi globalTimur TengahTNI
Previous Post

Arsenal Singkirkan Mansfield Town dan Melaju ke Perempatfinal Piala FA

Next Post

Jusuf Kalla Wanti-wanti Dampak Konflik Timur Tengah pada Stok BBM Nasional

Related Posts

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak
Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak

6 September 2026
Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Nasional

Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

6 September 2026
AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah
Nasional

AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah

6 September 2026
Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?
Nasional

Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?

6 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung

6 September 2026
Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan
Nasional

Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan

6 September 2026
Next Post
Jusuf Kalla Wanti-wanti Dampak Konflik Timur Tengah pada Stok BBM Nasional

Jusuf Kalla Wanti-wanti Dampak Konflik Timur Tengah pada Stok BBM Nasional

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini