Metapos.id, Jakarta – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, membeberkan faktor yang membuat Erling Haaland menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia usai Norwegia menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ancelotti menilai ancaman terbesar Haaland bukan hanya berasal dari kecepatan atau postur tubuhnya, melainkan kecerdasannya dalam membaca situasi permainan. Striker Norwegia itu disebut sangat sabar menunggu waktu yang tepat sebelum melancarkan serangan.
“Ia tidak menghabiskan tenaga dengan mengejar setiap bola atau berduel dengan bek selama 90 menit. Ia mempelajari lawannya, menunggu, dan memahami dengan tepat kapan seorang bek kehilangan konsentrasi,” ujar Ancelotti, dikutip dari Al Jazeera.
Ia menjelaskan, begitu peluang sekecil apa pun muncul, Haaland mampu bereaksi sangat cepat sehingga sulit dihentikan oleh lini pertahanan lawan.
“Lalu, dalam satu detik, dia sudah melesat,” katanya.
Mantan pelatih Real Madrid itu menambahkan, seorang bek dapat bermain nyaris tanpa kesalahan sepanjang pertandingan. Namun, satu kelengahan saja sudah cukup bagi Haaland untuk memberikan hukuman.
“Anda bisa bertahan dengan sempurna melawannya selama 89 menit, tetapi sepak bola ditentukan oleh momen-momen tertentu, dan Haaland mungkin adalah pemain terbaik di dunia dalam mengenali momen-momen itu,” ungkapnya.
Ancelotti menegaskan, kemampuan membaca momen inilah yang membuat Haaland selalu menjadi ancaman bagi setiap tim yang menghadapinya.
“Itulah mengapa para bek sangat tidak suka bermain melawannya. Anda merasa sudah berhasil mengendalikannya sepanjang pertandingan, tetapi tiba-tiba dia sudah merayakan gol berikutnya,” tutupnya.







