Friday, May 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Progres Kantor Presiden di IKN Sudah Mencapai 74 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 March 2024
in Ekbis
IKN Akan Jadi Pusat Inovasi melalui Pemanfaatan Insentif Pajak

Jakarta ,Metapos.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan progres pembangunan Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mencapai 74 persen hingga saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti saat mendampingi rombongan Presiden Joko Widodo meninjau Kantor Presiden di kawasan IKN pada hari ini, Jumat 1 Maret.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

“Progres untuk Kantor Presiden hari ini sudah 74 persen,” ujar Diana seperti dilihat di YouTube Sekretariat Presiden.

Diana mengatakan, pembangunan untuk struktur bangunannya sendiri sudah hampir rampung. Namun, dia mengatakan, pemasangan bilah-bilah patung garuda untuk bangunan Kantor Presiden tersebut masih terus berproses.

“Kalau untuk struktur bangunannya sudah (hampir selesai), tapi untuk bangunan dengan baja dan bilah-bilah ini kami masih menunggu. Memang sekarang akan kami lakukan percepatan-percepatan untuk memasang bilah-bilahnya,” kata dia.

Dia menambahkan, saat ini jumlah bilah yang sudah terpasang mencapai sekitar 1.282 dari total yang ditargetkan yaitu 4.650 bilah.

“Jadi, kira-kira baru sepertiganya (terpasang) dan kami harapkan nanti untuk sayap burung garuda ini bisa selesai di akhir Maret 2024,” ucap Diana.

Lebih lanjut, Diana menargetkan Kantor Presiden bisa beroperasi pada Juni mendatang. “Mudah-mudahan nanti di bulan Juni kita bisa fungsikan untuk untuk upacara (Kemerdekaan 17 Agustus 2024),” imbuhnya.

Tags: IKNKemen puprMetapos.id
Previous Post

Ini Sejumlah Fakta Smelter Tembaga Freeport yang Bakal Beroperasi Juni 2024

Next Post

Jokowi Senang Pengelolaan BPJS Kesehatan Sudah Tidak Defisit Lagi

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jokowi Senang Pengelolaan BPJS Kesehatan Sudah Tidak Defisit Lagi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini