Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PPN 12 Persen Masih jadi Beban Perusahaan Pertambangan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
22 January 2025
in Ekbis
Kebijakan PPN 12 Persen Dinilai akan Buat Pertumbuhan Ekonomi RI Terkontraksi

Jakarta, Metapos.id – Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy Katrin Lengkey mengungkapkan dampak pengenaan tarif PPN 12 persen yang sebelumnya hanya dikenakan kepada barang mewah.

Meidy mengatakan, pemberlakuan pajak 12 persen memiliki dampak yang besar bagi pelaku industri pertambangan secara keseluruhan, tak hanya penambang nikel.

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

“Pasti akan ada. Sangat berdampak terhadap perusahaan pertambangan,” ujarnya dalam Mining Zone yang dikutip Selasa, 21 Januari.

Ia merinci, kenaikan PPN ini akan meningkatkan biaya produksi perusahaan tambang, termasuk cost untuk karyawan, dan peralatan tambang.

“Kan alat berat termasuk barang mewah. Jadi harga alat berat sudah lumayan signifikan,” imbuh Meidy.

Selain itu juga, lanjut dia, kenaikan ini berdampak pada harga bahan bakar yang sudah naik, di sisi lain perusahaan tambang juga dipaksa untuk menggunakan green energy atau renewable energy termasuk penggunaan kendaraan listrik.

“Kita dipaksa untuk green energi atau renewable energi, kalau dipaksa pakai EV, belum ada infrastruktur yang mendukung juga,” terang Meidy.

Lebih lanjut Meidy menambahkan ada tambahan beban bagi pelaku usaha setelah pemerintah memberlakukan mandatory biodiesel 40 persen di awal tahun 2025.

“Setelah kita hitung cost produksi ada kenaikan. peningkatan hampir 30 persen,” tandas Meidy.

Tags: Beban perusahaanMetapos.idPpn
Previous Post

Presiden Prabowo Setujui Anggaran Rp48,8 Triliun untuk Pembangunan IKN Lima Tahun ke Depan

Next Post

BTN Temukan 4.000 Pengembang Nakal yang Tidak Terbitkan Sertifikat Rumah

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
Laba BTN Syariah Melesat di Atas 70 Persen

BTN Temukan 4.000 Pengembang Nakal yang Tidak Terbitkan Sertifikat Rumah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini