Monday, October 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Perang dengan AS-Israel, Iran Serukan Hemat Gas

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
26 October 2026
in Internasional
Iran menyerukan penghematan konsumsi gas minimal 10 persen menjelang musim dingin untuk mengantisipasi kekurangan energi di tengah dampak perang dengan AS dan Israel.

Iran menyerukan penghematan konsumsi gas minimal 10 persen menjelang musim dingin untuk mengantisipasi kekurangan energi di tengah dampak perang dengan AS dan Israel.

Metapos.id, Jakarta – Iran menyerukan masyarakat untuk mengurangi konsumsi gas alam sedikitnya 10 persen menjelang musim dingin. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan energi di tengah dampak perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan ajakan penghematan tersebut secara nasional melalui sebuah video yang disiarkan media Iran.

BACA JUGA

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

“Untuk melewati musim dingin yang akan datang, diperlukan upaya nasional untuk mengurangi konsumsi gas setidaknya 10 persen,” kata Ghalibaf, dikutip dari berbagai sumber, Senin (26/10/2026).

Ghalibaf juga menjanjikan insentif finansial bagi masyarakat yang berhasil menghemat penggunaan gas. Menurutnya, nilai penghematan akan langsung disalurkan ke rekening bank masing-masing warga sehingga dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Meski menjadi salah satu produsen gas alam utama dunia, Iran telah lama menghadapi persoalan kekurangan pasokan, terutama ketika kebutuhan pemanas meningkat selama musim dingin.

Suhu di sejumlah wilayah Iran, khususnya bagian utara, dapat turun di bawah titik beku. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan energi rumah tangga ketika cuaca semakin dingin.

Persoalan pasokan energi dilaporkan semakin berat setelah perang antara AS-Israel dan Iran dimulai pada Februari 2026. Teheran menyebut serangan selama fase pertempuran yang berlangsung hampir 40 hari turut menyasar infrastruktur penting, termasuk fasilitas pengolahan gas alam.

Iran Minta Eropa Menjauh dari AS dan Israel

Di tengah ketegangan tersebut, pejabat Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, meminta negara-negara Eropa mengambil jarak dari Amerika Serikat dan Israel.

Khatibzadeh mengatakan Iran berada dalam kondisi siaga tinggi untuk menghadapi kemungkinan serangan dari AS dan Israel. Ia juga menilai sejumlah keputusan Eropa dalam beberapa bulan terakhir telah memperburuk posisi kawasan tersebut dalam menghadapi berbagai persoalan global.

Menurut Khatibzadeh, negara-negara Eropa perlu menjauh dari tindakan Israel yang disebutnya melanggar hukum internasional dan hukum humaniter.

Ia turut mempersoalkan keputusan sejumlah negara Eropa yang menyediakan pangkalan militer bagi AS. Menurutnya, kepercayaan terhadap negara-negara tersebut akan sulit dibangun selama kebijakan itu terus berlanjut tanpa upaya nyata untuk menegakkan hukum internasional.

Seruan penghematan gas dan pernyataan diplomatik tersebut muncul ketika Iran menghadapi tantangan pasokan energi menjelang musim dingin sekaligus ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Tags: Amerika SerikatHeadlineIranIsraelkrisis energiMetaposMohammad Bagher Ghalibafpasokan gas alampenghematan gas IranPerang IranSaeed Khatibzadeh
Previous Post

Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Berisiko Picu Gugatan, Ini Peringatan Hotman

Next Post

MU Terpuruk, Carrick Catat Rekor Lebih Buruk

Related Posts

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi
Internasional

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi

25 October 2026
Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang
Internasional

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

23 October 2026
Jumlah kapal perang AS di Timur Tengah diperkirakan melampaui 24 unit seiring kedatangan gugus tempur kapal induk tambahan di tengah konflik Iran.
Internasional

AS Tambah Kekuatan Laut di Tengah Konflik Iran

23 October 2026
Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit
Internasional

Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit

23 October 2026
Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut
Internasional

Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

22 October 2026
Benjamin Netanyahu mengaku telah membahas rencana menggulingkan pemerintahan Iran bersama Donald Trump, di tengah ketegangan menjelang pemilu Israel.
Internasional

Netanyahu Tegaskan Target Perubahan Pemerintahan Iran

21 October 2026
Next Post

MU Terpuruk, Carrick Catat Rekor Lebih Buruk

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini