Thursday, October 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

Khansa Nabila by Khansa Nabila
22 October 2026
in Internasional
Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

Metapos.id, Jakarta – Korea Selatan berencana menarik lebih banyak personel kedutaan dari Ukraina menyusul perselisihan terkait tawanan perang asal Korea Utara. Seoul menilai tanggapan Kyiv atas persoalan tersebut belum memadai meski komunikasi telah dilakukan melalui berbagai saluran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Park Doo Soon, mengatakan pemerintahnya telah menyampaikan posisi resmi kepada Ukraina, tetapi belum menerima tanggapan yang sesuai harapan.

BACA JUGA

Netanyahu Tegaskan Target Perubahan Pemerintahan Iran

Pria di Kansas Ditangkap Usai Diduga Ancam Tembak Donald Trump

Awal Oktober 2026, Korea Selatan telah menarik duta besarnya dari Kyiv setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa Ukraina telah menyerahkan dua tentara Korea Utara yang ditangkap kepada Seoul.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan Korea Selatan karena operasi itu seharusnya dirahasiakan untuk melindungi keluarga kedua tentara tersebut yang masih berada di Korea Utara.

“Langkah ini diambil karena kami menilai perlu untuk memfasilitasi penyelesaian masalah secara damai dan memulihkan kepercayaan antara kedua negara,” kata Park Doo Soon, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (22/10/2026).

Meski menarik lebih banyak personel, Korea Selatan akan tetap mempertahankan seorang Kuasa Usaha di Kyiv untuk menjaga komunikasi diplomatik. Seluruh staf konsuler yang bertugas melindungi warga negara Korea Selatan di Ukraina juga akan tetap menjalankan tugasnya.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun sebelumnya mengungkapkan bahwa Ukraina telah mengirimkan pesan permintaan maaf terkait pernyataan Zelensky. Namun, Seoul menilai permintaan maaf tersebut belum memenuhi tingkat yang diharapkan.

Berdasarkan konstitusi Korea Selatan, seluruh penduduk Korea Utara dianggap sebagai warga negara Republik Korea. Penduduk Korea Utara yang berhasil mencapai wilayah Korea Selatan dan menyatakan keinginan untuk membelot umumnya diperbolehkan menetap di negara tersebut.

Perselisihan ini menambah tantangan dalam hubungan diplomatik Seoul dan Kyiv, terutama terkait penanganan tawanan perang Korea Utara dan perlindungan keluarga mereka.

Tags: Diplomasi InternasionalKorea SelatanKyivMetapos.idPark Doo Soontawanan perang Korea UtaraUkrainaVolodymyr Zelensky
Previous Post

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

Next Post

Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica

Related Posts

Benjamin Netanyahu mengaku telah membahas rencana menggulingkan pemerintahan Iran bersama Donald Trump, di tengah ketegangan menjelang pemilu Israel.
Internasional

Netanyahu Tegaskan Target Perubahan Pemerintahan Iran

21 October 2026
Pria di Kansas Ditangkap Usai Diduga Ancam Tembak Donald Trump
Internasional

Pria di Kansas Ditangkap Usai Diduga Ancam Tembak Donald Trump

21 October 2026
Elon Musk berencana membagikan masing-masing satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat pada 2027, dengan nilai total diproyeksikan mencapai Rp157 triliun.
Internasional

Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk 70 Juta Anak

20 October 2026
Proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi menghantam permukiman di Najran, Arab Saudi, menyebabkan enam warga terluka serta merusak rumah dan kendaraan.
Internasional

Serangan Houthi Rusak Rumah dan Kendaraan di Najran

20 October 2026
Pakistan menyatakan siap memberikan dukungan kepada Arab Saudi untuk menghadapi serangan Houthi, dengan menegaskan komitmen terhadap kedaulatan dan keamanan kerajaan.
Internasional

Pakistan Tegaskan Komitmen Bela Kedaulatan Arab Saudi

20 October 2026
Putin Usul Trump dan Xi Jinping Bahas Perang Rusia-Ukraina
Internasional

Putin Usul Trump dan Xi Jinping Bahas Perang Rusia-Ukraina

19 October 2026
Next Post
Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica

Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini