Metapos.id, Jakarta – Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis menuai sorotan. Salah satunya berkaitan dengan agama Islam yang dianut mantan kapten Les Bleus tersebut.
Zidane ditunjuk untuk menggantikan Didier Deschamps yang telah menangani Timnas Prancis selama 14 tahun. Di bawah Deschamps, Prancis berhasil meraih gelar Piala Dunia dan UEFA Nations League.
Namun, penunjukan Zidane juga memunculkan perdebatan dari sejumlah pihak yang mempertanyakan latar belakang agamanya. Sorotan tersebut bahkan dinilai bernuansa Islamofobia.
Anggota parlemen Prancis dari partai La France Insoumise, Abdelkader Lahmar, turut membela Zidane. Ia mempertanyakan alasan agama pelatih menjadi persoalan ketika Zidane ditunjuk menangani Timnas Prancis.
“Kami tidak pernah menanyakan soal agama kepada Didier Deschamps, Laurent Blanc, Raymond Domenech, Jacques Santini, Roger Lemerre, atau Aime Jacquet saat mereka ditunjuk. Lalu mengapa pertanyaan ini diajukan kepada Zidane,” di kutip dari berbagai sumber, Senin (17/8/2026).
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tidak mempermasalahkan isu tersebut. Mereka meyakini Zidane tidak akan terganggu dan tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai pelatih.
Zidane akan memimpin Prancis menghadapi sejumlah pertandingan berat di UEFA Nations League pada jeda internasional akhir September hingga awal Oktober 2026.
Prancis dijadwalkan menghadapi Italia, Belgia, dan Turki pada fase grup. Ketiga negara tersebut merupakan lawan yang memiliki kekuatan kompetitif di level Eropa.







