Metapos.id, Jakarta – Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan pada 17 Agustus 2026 dengan mengenang kembali perjalanan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.
Dalam proses pembentukan negara, Indonesia tidak hanya membutuhkan wilayah, rakyat, dan pemerintahan yang berdaulat, tetapi juga memperoleh pengakuan dari negara lain sebagai unsur deklaratif.
Mesir menjadi negara pertama yang memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia secara de facto pada 22 Maret 1946.
Pengakuan tersebut kemudian diperkuat secara de jure pada 10 Juni 1947, sementara pemerintah Mesir turut mendirikan Komite Pembela Kemerdekaan Indonesia.
Dukungan terhadap Indonesia kemudian datang dari sejumlah negara lain di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.
Vatikan juga memberikan dukungan pada 6 Juli 1947 melalui pembukaan perwakilan diplomatik yang disebut Apostolic Delegate.
Sementara itu, Palestina telah menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia sejak 1944, sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Dukungan tersebut disebut dalam buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri karya Zein Hassan.
Berikut delapan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia berdasarkan urutan yang tercantum dalam sumber:
- Mesir — 22 Maret 1946 secara de facto, 10 Juni 1947 secara de jure.
- Suriah — 2 Juli 1947.
- Lebanon — 29 Juli 1947.
- Vatikan — 6 Juli 1947.
- Irak — 16 Juli 1947.
- Afghanistan — 23 September 1947.
- Arab Saudi — 24 November 1947.
- Yaman — 3 Mei 1948.
Pengakuan dari negara-negara tersebut menjadi bagian dari perjalanan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan keberadaan sebagai negara yang telah merdeka.







