Monday, September 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Penentuan Idulfitri 2026 Diprediksi Berbeda, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 March 2026
in Nasional
Penentuan Idulfitri 2026 Diprediksi Berbeda, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Metapos.id, Jakarta – Penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada 2026 di Indonesia diperkirakan berpotensi tidak berlangsung secara bersamaan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode serta kriteria yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Peneliti Pusat Riset Antariksa di Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, menyampaikan bahwa posisi hilal pada saat Maghrib, 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara diprediksi belum memenuhi kriteria terbaru yang ditetapkan oleh forum MABIMS. Berdasarkan perhitungan tersebut, awal Syawal diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

BACA JUGA

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

DPR Desak Investigasi Tenggelamnya KM Virgo

Kriteria MABIMS menetapkan syarat tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi sedikitnya 6,4 derajat. Standar tersebut digunakan sebagai acuan dalam penentuan awal bulan Hijriah, termasuk untuk menetapkan awal Ramadan dan Syawal.

Namun demikian, hasil penentuan awal bulan bisa saja berbeda apabila menggunakan acuan lain. Misalnya, jika merujuk pada kriteria yang digunakan di Turkey, maka 1 Syawal 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 20 Maret 2026.

Sementara itu, data pengamatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan bahwa pada saat Matahari terbenam tanggal 19 Maret 2026, tinggi hilal di wilayah Indonesia diperkirakan berada pada kisaran 0,91 derajat di Merauke hingga sekitar 3,13 derajat di Sabang. Pada waktu yang sama, nilai elongasi geosentris diprediksi berkisar antara 4,54 hingga 6,1 derajat.

Apabila hilal tidak berhasil diamati pada tanggal tersebut, maka bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Idulfitri kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026. Penentuan tersebut menggunakan metode hisab melalui sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mengacu pada konsep kalender global.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan tanggal resmi Idulfitri setelah menggelar sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026.

Tags: 1 Syawal 1447 H21 Maret 2026.BRINkriteriaMABIMSMetapos.idmetodepenentuanPerbedaanThomas Djamaluddin
Previous Post

Belanda Jadi Importir Terbesar Minyak Amerika, Indonesia Peringkat 18

Next Post

Momentum Nuzulul Qur’an, Jamkrindo Syariah Distribusikan Zakat Perusahaan Rp1,09 Miliar

Related Posts

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum
Nasional

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

14 September 2026
DPR mendesak Kemenhub menginvestigasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Selatan dan mengevaluasi aspek keselamatan kapal.
Nasional

DPR Desak Investigasi Tenggelamnya KM Virgo

14 September 2026
Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos
Nasional

Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos

14 September 2026
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya
Nasional

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya

14 September 2026
Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda
Nasional

Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda

14 September 2026
Libatkan Anak dalam Demo, Komisi III DPR Sebut Langgar Hukum
Nasional

Libatkan Anak dalam Demo, Komisi III DPR Sebut Langgar Hukum

14 September 2026
Next Post
Momentum Nuzulul Qur’an, Jamkrindo Syariah Distribusikan Zakat Perusahaan Rp1,09 Miliar

Momentum Nuzulul Qur’an, Jamkrindo Syariah Distribusikan Zakat Perusahaan Rp1,09 Miliar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini