Metapos.id, Jakarta – Eks Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 2014–2019, Budianto Tarigan, menyoroti penggunaan isu SARA dalam polemik politik yang melibatkan Jusuf Kalla.
Ia menilai penggunaan isu tersebut dapat berdampak negatif terhadap Joko Widodo dan Partai Solidaritas Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Budianto dalam diskusi bertajuk “JK Effect dan Nasib Trah Jokowi 2029” yang digelar di Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Budianto, hubungan Jokowi dan JK mulai memanas setelah isu ijazah Jokowi kembali menjadi sorotan publik.
Ia mengatakan polemik tersebut seharusnya tidak berkembang ke arah isu agama maupun identitas. Budianto juga mengingatkan agar isu SARA tidak digunakan dalam kepentingan politik.
Menurutnya, penggunaan isu identitas dapat memicu dampak sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
Selain itu, Budianto menilai hubungan Jokowi dan JK selama memimpin pemerintahan sebelumnya terbilang cukup dekat.
Karena itu, ia berpendapat komunikasi secara langsung seharusnya dapat dilakukan untuk meredakan polemik yang berkembang di ruang publik.







