Thursday, July 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, Kemenhaj Klaim Biaya Lebih Murah

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 July 2026
in Nasional
Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, Kemenhaj Klaim Biaya Lebih Murah

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi menutup seluruh proses operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau musim haji 2026 setelah seluruh jemaah Indonesia kembali ke Tanah Air dengan tibanya kloter terakhir pada Rabu (1/7).

Prosesi penutupan digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyatakan rangkaian penyelenggaraan haji telah rampung setelah menerima konfirmasi kedatangan Kloter Ujung Pandang 43 di Bandara Hasanuddin, Makassar.

BACA JUGA

KPK: Calon Sekda Kuansing Diminta Sediakan Land Cruiser Senilai Rp2,05 Miliar

Dua Kasus Dugaan Korupsi di Mempawah Masuki Babak Baru, Publik Soroti Kepastian Hukum

Pada musim haji tahun ini, pemerintah memberangkatkan 527 kelompok terbang yang mengangkut 202.636 jemaah reguler dari 16 embarkasi di berbagai daerah. Selain itu, sebanyak 16.585 jemaah haji khusus serta 1.016 petugas turut diberangkatkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Data Kemenhaj menunjukkan terdapat 44.247 jemaah lanjut usia yang mengikuti ibadah haji. Di sisi lain, sekitar 170.700 jemaah atau 72 persen masuk kategori berisiko tinggi. Pemerintah juga memberikan layanan bagi 370 jemaah berkebutuhan khusus dan 275 pengguna kursi roda.

Menurut Gus Irfan, penyelenggaraan haji tahun ini berhasil menekan biaya perjalanan sekitar Rp2 juta per jemaah tanpa mengurangi kualitas layanan. Ia menyebut berbagai evaluasi dan masukan dari jemaah menunjukkan pelayanan yang diberikan justru lebih baik dibanding musim haji sebelumnya.

Sejumlah pembenahan turut diterapkan dalam penyelenggaraan haji 2026. Di antaranya sistem pembagian kuota berdasarkan antrean, penggunaan embarkasi tanpa asrama haji di Yogyakarta, percepatan proses penerbitan visa sejak pertengahan Ramadan, serta penerapan sistem digital untuk memantau distribusi katering dan pergerakan petugas.

Dalam laporan Kemenhaj, jumlah jemaah yang meninggal dunia selama musim haji tahun ini tercatat menurun sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 367 jemaah dan satu petugas wafat saat berada di Arab Saudi.

Meski angka tersebut mengalami penurunan, pemerintah menilai upaya peningkatan keselamatan jemaah masih harus terus dilakukan. Salah satu langkah yang akan diperkuat ialah pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah sebelum calon jemaah diberangkatkan.

Hingga operasional resmi ditutup, masih terdapat 60 jemaah Indonesia yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi, masing-masing tujuh orang di Jeddah, 31 orang di Madinah, dan 22 orang di Makkah.

Kemenhaj juga mengungkapkan pelaksanaan haji tahun ini berlangsung dengan jumlah sumber daya manusia yang belum ideal. Kendati hanya memiliki sekitar separuh dari kebutuhan personel, seluruh tahapan operasional tetap dapat berjalan hingga selesai berkat kolaborasi petugas dan berbagai pihak terkait.

Pada kesempatan tersebut, Gus Irfan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji atas dedikasi mereka dalam melayani jemaah. Ia juga mengenang dr. Fitri Rezkiani, tenaga kesehatan asal Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Tanah Suci.

Sebagai bagian dari persiapan musim haji berikutnya, Kemenhaj akan menggelar evaluasi menyeluruh selama tiga hari. Hasil evaluasi itu nantinya menjadi acuan dalam menyusun penyelenggaraan ibadah haji 2027 agar layanan kepada jemaah semakin optimal.

Tags: biaya hajievaluasi hajiGus IrfanHaji 2026Jemaah hajiKementerian HajiMetapos.idoperasional haji
Previous Post

Traveloka Gandeng Marriott International, Permudah Pemesanan Ribuan Hotel di Asia Tenggara

Next Post

Taufik Hidayat Jalani Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar

Related Posts

KPK: Calon Sekda Kuansing Diminta Sediakan Land Cruiser Senilai Rp2,05 Miliar
Nasional

KPK: Calon Sekda Kuansing Diminta Sediakan Land Cruiser Senilai Rp2,05 Miliar

1 July 2026
Dua Kasus Dugaan Korupsi di Mempawah Masuki Babak Baru, Publik Soroti Kepastian Hukum
Nasional

Dua Kasus Dugaan Korupsi di Mempawah Masuki Babak Baru, Publik Soroti Kepastian Hukum

1 July 2026
BMKG: Bibit Siklon Tropis 96W Berpotensi Jadi Siklon, Kepri Waspada Hujan Lebat
Nasional

BMKG: Bibit Siklon Tropis 96W Berpotensi Jadi Siklon, Kepri Waspada Hujan Lebat

1 July 2026
Usai Lima Calon Manajer Kopdes Meninggal, DPR Tuntut Evaluasi Total Program Pelatihan
Nasional

Usai Lima Calon Manajer Kopdes Meninggal, DPR Tuntut Evaluasi Total Program Pelatihan

1 July 2026
60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, DPR Minta Evaluasi Sistem PTN
Nasional

60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, DPR Minta Evaluasi Sistem PTN

1 July 2026
Ombudsman: Semua Perlintasan Sebidang Harus Dikelola Resmi demi Keselamatan
Nasional

Ombudsman: Semua Perlintasan Sebidang Harus Dikelola Resmi demi Keselamatan

1 July 2026
Next Post
Taufik Hidayat Jalani Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar

Taufik Hidayat Jalani Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini