Metapos.id, Jakarta — Israel kembali tercatat masuk dalam daftar 10 besar negara paling bahagia di dunia berdasarkan World Happiness Report 2026. Hal ini cukup menarik perhatian, mengingat negara tersebut masih berada dalam situasi konflik berkepanjangan yang secara umum diasosiasikan dengan tekanan psikologis, ketidakpastian, dan trauma sosial. Lantas, apa yang membuat tingkat kebahagiaan warganya tetap tinggi?
Metodologi World Happiness Report 2026
Laporan ini menilai tingkat kebahagiaan berdasarkan evaluasi kehidupan secara menyeluruh (life evaluation) yang dihitung menggunakan rata-rata data selama tiga tahun. Artinya, hasil penilaian tidak menggambarkan kondisi emosi sesaat, melainkan refleksi jangka panjang terhadap kualitas hidup seseorang.
Beberapa indikator utama yang digunakan dalam penilaian meliputi:
Tingkat pendapatan per kapita
Kualitas dukungan sosial
Harapan hidup sehat
Tingkat kebebasan dalam mengambil keputusan hidup
Persepsi terhadap korupsi di negara tersebut
Faktor Israel Masuk Peringkat Tinggi
Dalam laporan tersebut, Israel menempati posisi ke-8 dunia dengan skor 7,18.
Salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan tingginya skor tersebut adalah kuatnya kohesi sosial di masyarakat Israel, termasuk hubungan keluarga yang erat serta jaringan komunitas yang solid. Dalam situasi krisis, tingkat solidaritas dan rasa saling mendukung antarwarga cenderung meningkat.
Selain itu, Israel juga memiliki beberapa indikator sosial-ekonomi yang relatif kuat, seperti:
Sistem layanan kesehatan yang baik
Angka harapan hidup yang tinggi
Stabilitas ekonomi yang relatif terjaga
Karena metode pengukuran menggunakan rata-rata tiga tahun, dampak konflik maupun tekanan psikologis akibat situasi keamanan tidak selalu tercermin secara langsung dalam hasil tahunan.
10 Negara Paling Bahagia di Dunia 2026
Finlandia (7,76)
Islandia (7,54)
Denmark (7,53)
Kosta Rika (7,43)
Swedia (7,25)
Norwegia (7,24)
Belanda (7,22)
Israel (7,18)
Luksemburg (7,06)
Swiss (7,01)







