Tuesday, May 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 May 2026
in Nasional
Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan kerja dari Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka. Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari tiga jam.

Dalam kesempatan itu, pemerintah membahas arah pembenahan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pembahasan mencakup strategi jangka pendek hingga menengah.

BACA JUGA

Daftar Universitas Berprestasi 2026 Dirilis, UGM Masih Teratas

Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama

Ketua KPRP, Jimly Asshiddiqie, menyerahkan 10 buku laporan secara langsung kepada Presiden. Laporan tersebut berisi rangkuman seluruh kinerja tim.

Selain itu, sejumlah pejabat turut menghadiri pertemuan tersebut. Di antaranya Mahfud Md, Yusril Ihza Mahendra, dan Listyo Sigit Prabowo.

Jimly menjelaskan bahwa tim menyusun laporan berdasarkan berbagai masukan. Mereka mengumpulkan pandangan dari lembaga negara, organisasi masyarakat, serta internal kepolisian.

Selain itu, tim juga melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah. Tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait reformasi kepolisian.

Selanjutnya, hasil tersebut dirangkum menjadi 10 buku rekomendasi. Isinya meliputi usulan revisi Undang-Undang Polri hingga penyusunan aturan pelaksana.

Di sisi lain, komisi juga mengajukan perubahan internal di tubuh Polri. Program ini ditargetkan berjalan hingga 2029.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima seluruh rekomendasi. Ia juga memberikan arahan terkait sejumlah isu strategis.

Salah satunya mengenai rencana pembentukan Kementerian Keamanan. Namun, pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan wacana tersebut.

Keputusan itu diambil karena dinilai memiliki lebih banyak risiko dibandingkan manfaat.

Tags: Jimly AsshiddiqieKPRPMetapos.idPemerintah IndonesiaPolriPrabowo SubiantoReformasi Polri
Previous Post

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Next Post

Super League 2026: Persib di Puncak, Borneo FC Beri Tekanan

Related Posts

Daftar Universitas Berprestasi 2026 Dirilis, UGM Masih Teratas
Nasional

Daftar Universitas Berprestasi 2026 Dirilis, UGM Masih Teratas

5 May 2026
Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama
Nasional

Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama

5 May 2026
Usai Insiden Bekasi Timur, KAI Sederhanakan Nama KA Anggrek
Nasional

Usai Insiden Bekasi Timur, KAI Sederhanakan Nama KA Anggrek

5 May 2026
Ilmuwan Temukan 27 Kandidat Planet “Dua Matahari” Mirip Star Wars
Nasional

Ilmuwan Temukan 27 Kandidat Planet “Dua Matahari” Mirip Star Wars

5 May 2026
Tagihan Listrik Naik? Bahlil Tegaskan Tarif PLN Tidak Berubah di 2026
Nasional

Tagihan Listrik Naik? Bahlil Tegaskan Tarif PLN Tidak Berubah di 2026

5 May 2026
Erin, Eks Istri Andre Taulany, Hadapi Ancaman Hukuman Penjara atas Dugaan Penganiayaan
Nasional

Erin, Eks Istri Andre Taulany, Hadapi Ancaman Hukuman Penjara atas Dugaan Penganiayaan

5 May 2026
Next Post
Super League 2026: Persib di Puncak, Borneo FC Beri Tekanan

Super League 2026: Persib di Puncak, Borneo FC Beri Tekanan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini