Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 May 2026
in Lifestyle & Health
Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Metapos.id, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan pembaruan aplikasi e-MESO 2.0. Platform ini ditujukan untuk memperkuat pelaporan efek samping obat oleh masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya angka kematian akibat efek samping obat di Amerika Serikat. Setiap tahun, sekitar 109 ribu orang dilaporkan meninggal akibat konsumsi obat.

BACA JUGA

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak

Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood

Selain itu, sekitar 2 juta warga AS melaporkan efek samping obat setiap tahunnya. Data tersebut dinilai menjadi peringatan penting bagi sistem kesehatan global.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyebut Indonesia belum memiliki data serupa. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan pentingnya sistem pelaporan yang lebih terbuka.

“Nah, tetapi belum ada data kita di Indonesia… itu data belum ada. Artinya, ada sesuatu yang sangat penting untuk kita telusuri supaya tidak terjadi,” ujarnya.

Selama ini, pelaporan efek samping hanya dilakukan tenaga kesehatan. Namun keterbatasan waktu dan birokrasi menjadi kendala dalam proses pelaporan.

Melalui e-MESO 2.0, BPOM membuka akses pelaporan bagi masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem farmakovigilans di Indonesia.

“Laporan tentang efek samping obat sangat penting untuk evaluasi, pengambilan kebijakan, dan penyelamatan pasien,” tambah Taruna. BPOM juga menerbitkan panduan untuk memudahkan penggunaan aplikasi tersebut.

(Antara)

Tags: BPOMe-MESOefek samping obatfarmakovigilansHeadlineKesehatanMetapos.id
Previous Post

Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama

Next Post

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Related Posts

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak
Lifestyle & Health

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak

15 October 2026
Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood
Lifestyle & Health

Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood

15 October 2026
Sinopsis Street Fighter 2026, Ryu dan Ken Kembali Bertarung
Lifestyle & Health

Sinopsis Street Fighter 2026, Ryu dan Ken Kembali Bertarung

15 October 2026
Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi
Lifestyle & Health

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

15 October 2026
Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI
Lifestyle & Health

Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI

14 October 2026
Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup
Lifestyle & Health

Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup

14 October 2026
Next Post
Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini