Sunday, May 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 May 2026
in Lifestyle & Health
Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Metapos.id, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan pembaruan aplikasi e-MESO 2.0. Platform ini ditujukan untuk memperkuat pelaporan efek samping obat oleh masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya angka kematian akibat efek samping obat di Amerika Serikat. Setiap tahun, sekitar 109 ribu orang dilaporkan meninggal akibat konsumsi obat.

BACA JUGA

CFD Perdana Dorong Rasuna Said Jadi Wajah Baru Jakarta

Pariwisata Indonesia Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026

Selain itu, sekitar 2 juta warga AS melaporkan efek samping obat setiap tahunnya. Data tersebut dinilai menjadi peringatan penting bagi sistem kesehatan global.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyebut Indonesia belum memiliki data serupa. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan pentingnya sistem pelaporan yang lebih terbuka.

“Nah, tetapi belum ada data kita di Indonesia… itu data belum ada. Artinya, ada sesuatu yang sangat penting untuk kita telusuri supaya tidak terjadi,” ujarnya.

Selama ini, pelaporan efek samping hanya dilakukan tenaga kesehatan. Namun keterbatasan waktu dan birokrasi menjadi kendala dalam proses pelaporan.

Melalui e-MESO 2.0, BPOM membuka akses pelaporan bagi masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem farmakovigilans di Indonesia.

“Laporan tentang efek samping obat sangat penting untuk evaluasi, pengambilan kebijakan, dan penyelamatan pasien,” tambah Taruna. BPOM juga menerbitkan panduan untuk memudahkan penggunaan aplikasi tersebut.

(Antara)

Tags: BPOMe-MESOefek samping obatfarmakovigilansHeadlineKesehatanMetapos.id
Previous Post

Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama

Next Post

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Related Posts

CFD Perdana Dorong Rasuna Said Jadi Wajah Baru Jakarta
Lifestyle & Health

CFD Perdana Dorong Rasuna Said Jadi Wajah Baru Jakarta

10 May 2026
Pariwisata Indonesia Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026
Lifestyle & Health

Pariwisata Indonesia Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026

10 May 2026
3 Kalimat Simpel yang Bisa Tingkatkan Kesan Cerdas Saat Berbicara
Lifestyle & Health

3 Kalimat Simpel yang Bisa Tingkatkan Kesan Cerdas Saat Berbicara

10 May 2026
Dokter Ingatkan Rasa Kantuk Bisa Jadi Tanda Tubuh Kelelahan
Lifestyle & Health

Dokter Ingatkan Rasa Kantuk Bisa Jadi Tanda Tubuh Kelelahan

10 May 2026
Mengenal Harbin, Kota Bersuhu Ekstrem dengan Festival Salju Terbesar Dunia
Lifestyle & Health

Film Minions & Monsters Siap Tayang Global Juli 2026

9 May 2026
Mengenal Harbin, Kota Bersuhu Ekstrem dengan Festival Salju Terbesar Dunia
Lifestyle & Health

Film Horor Indonesia Makin Dominan, Budaya Mistis Jadi Faktor Utama

9 May 2026
Next Post
Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini