Friday, October 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Meski Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Pilih Bersiap Hadapi Risiko Global

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 October 2022
in Ekbis
Meski Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Pilih Bersiap Hadapi Risiko Global

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyambut positif catatan surplus neraca perdagangan pada September 2022 yang mencapai 24,8 miliar dolar AS.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan bukuan tersebut tumbuh 20,2 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Dia menjelaskan bahwa peningkatan ekspor Indonesia didorong oleh ekspor migas dan nonmigas yang masih tumbuh tinggi masing-masing 41,8 persen dan 19,26 persen.

“Meskipun secara bulanan (month to month/mtm) sedikit melambat di antaranya karena penurunan harga dan volume komoditas unggulan, total ekspor tetap meningkat secara kumulatif,” ujarnya dalam keterangan pers pada Selasa, 18 Oktober.

Menurut Febrio, hal itu tercermin dari ekspor Januari-September 2022 yang mencapai 219,35 miliar dolar AS atau meningkat sebesar 55 miliar dolar AS dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 164,32 miliar dolar AS.

“Peningkatan kumulatif ekspor menunjukkan masih kuatnya permintaan global seiring dengan pengendalian pandemi yang semakin baik. Penguatan permintaan ekspor terutama berasal dari beberapa negara mitra dagang utama Indonesia, seperti India, Jepang dan Korea Selatan,” tuturnya.

Sementara itu dari sisi impor, Indonesia masih mencatatkan kinerja positif mencapai 19,81 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 22 persen meskipun relatif melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

“Tumbuhnya impor antara lain didorong didukung oleh kinerja sektor manufaktur yang tercermin dari PMI Manufaktur Indonesia pada bulan September 2022 yang terus melanjutkan ekspansi,” kata dia.

Lebih lanjut, anak buah Sri Mulyani itu mengungkapkan peningkatan impor didorong oleh impor migas yang naik sebesar 83,5 persen dan impor nonmigas yang tumbuh 14 persen. Adapun, sejak Januari hingga September 2022, total impor Indonesia mencapai 179,49 miliar dolar AS.

Kemudian, dari sisi penggunaan, impor bahan baku dan barang modal tumbuh tinggi masing-masing 23,2 persen dan 41,1 persen.

“Pertumbuhan kedua barang tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi dari sisi produksi masih berjalan dengan baik,“ imbuhnya.

Terkait dengan impor barang konsumsi, meskipun menurun secara tahunan sebesar 11,1 persen di antaranya karena kenaikan harga, secara kumulatif dari Januari hingga September, impor barang konsumsi masih mengalami pertumbuhan sebesar 3,5 persen.

“Ke depan, Pemerintah bersama otoritas terkait akan mengantisipasi berbagai risiko global yang akan mempengaruhi neraca perdagangan dan perekonomian secara umum, di antaranya melambatnya aktivitas perdagangan internasional negara maju,” tutup Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu.

Tags: BkFMenkeuMetapos.idNeraca perdagangan
Previous Post

Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Next Post

Pertumbuhan Ekonomi RI Semakin Kuat, Ini Indikatornya

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Neraca Perdagangan Juli Surplus 4,2 Miliar Dolar AS

Pertumbuhan Ekonomi RI Semakin Kuat, Ini Indikatornya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini