Metapos.id, Jakarta – Keluarga besar Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso tengah berduka. Meriyati Hoegeng, istri dari mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026).
Kabar wafatnya Meriyati Hoegeng dibenarkan oleh mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Chryshnanda Dwilaksana. Saat dimintai konfirmasi, ia memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Benar,” kata Chryshnanda.
Menurut keterangan yang diterima redaksi, Meriyati Hoegeng wafat pada pukul 13.24 WIB setelah menjalani perawatan akibat sakit. Almarhumah meninggal dunia dalam usia 100 tahun.
Pesan duka yang beredar menyebutkan, almarhumah berpulang pada Selasa siang dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta kerabat. Dalam pesan tersebut juga disampaikan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di kawasan Pesona Khayangan Estate, Blok DG–DH 1, RT 003/028, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Meriyati Hoegeng dikenal sebagai istri dari Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kapolri yang menjabat pada periode 1968–1971. Sosok Hoegeng dikenang sebagai figur yang menjunjung tinggi integritas dan keteladanan dalam institusi kepolisian.
Sejumlah tokoh dan masyarakat turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Meriyati Hoegeng. Doa dan ungkapan simpati mengalir untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan.













