Tuesday, May 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menteri PU Targetkan DED Proyek Giant Sea Wall akan Kelar Tahun Ini

Afizahri by Afizahri
14 April 2025
in Ekbis
Menteri PU Targetkan DED Proyek Giant Sea Wall akan Kelar Tahun Ini

Jakarta, Metapos.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan, dokumen rancangan bangun rinci atau Detail Engineering Detail (DED) proyek tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) akan rampung tahun ini.

DED tersebut nantinya akan diserahkan kepada investor minati proyek tanggul laut yang akan membentang dari Banten sampai Gresik, Jawa Timur.

BACA JUGA

Prudential Syariah Kokoh Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah Nasional

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

Dody menyebut, DED proyek Giant Sea Wall akan dikembangkan setelah uji kelayakan atau feasibility study (FS) rampung.

“Harapan saya tahun ini DED Giant Sea Wall kelar, walaupun sepertinya DED Giant Sea Wall tidak mungkin rampung tahun ini lantaran studi kelayakan proyek itu masih belum sampai sekarang,” kata Dody saat ditemui di kantornya, Senin, 14 April.

Dia bilang, DED Giant Sea Wall akan dibentuk dari desain dasar proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Rinciannya, NCICD memiliki dua jenis tanggul laut, yakni yang dibangun di bibir pantai dan di lepas pantai.

Menurut Dody, saat ini Kementerian PU sedang memperbarui desain dasar tanggul laut yang tercantum dalam NCICD sesuai dengan perkembangan zaman. Adapun dokumen uji kelayakan secara detail akan dibentuk setelah pembaruan desain desar NCICD selesai.

Adapun proyek Giant Sea Wall telah mendapatkan perhatian beberapa investor asing. Salah satu investor asing yang dimaksud adalah Pemerintah Belanda dalam bentuk dana hibah senilai 300 juta Euro atau sekitar Rp5,72 triliun.

Selain itu, kata Dody, beberapa negara lain tertarik untuk mendanai pembangunan Giant Sea Wall, seperti Tiongkok dan Korea Selatan. Namun, dia menuturkan, pendanaan tersebut baru dapat terealisasi secepatnya setelah pemerintah menentukan pengampu proyek tersebut.

“Pengampu proyek tersebut masih dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Sebetulnya cukup banyak yang tertarik untuk mendanai, tapi kami harus menentukan bentuk pengampunya setelah itu baru bisa bicara teknis,” tuturnya.

Adapun Giant Sea Wall masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang di dalam RPJMN 2025-2029.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengatakan, nantinya akan ada satuan tugas atau Satgas yang menangani pembangunan salah satu proyek PSN tersebut.

“Saat ini, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Pak AHY, kan, mendapatkan tugas dari Bapak Presiden untuk Giant Sea Wall ini dan beliau diminta untuk membuat semacam Satgas khusus untuk penanganan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa,” ujar Diana saat ditemui di kantornya, Rabu, 12 Maret.

Diana menjelaskan, GSW akan terbentang dari Banten sampai ke Jawa Timur atau tepatnya dari Tangerang hingga Gresik. Proyek itu pun akan memiliki panjang sekitar 946 kilometer.

Untuk pembangunan GSW, pemerintah juga membuka peluang pengerjaan dengan skema pembiayaan oleh swasta.

“PU di sini sebagai pokja (kelompok kerja) pembangunan dan nanti (dikerjakan) tidak hanya dengan APBN, harapannya justru swasta ini bisa jadi mitra strategis untuk pengembangan Giant Sea Wall dan perlindungan Pantura,” ucapnya.

Tags: DED proyekMenteri PUMetapos.id
Previous Post

BTN Jakarta International Marathon Resmi Digelar 29 Juni 2025

Next Post

Perkembangan Pasar Surat Utang Korporasi – Periode Januari hingga Maret 2025

Related Posts

Sidang Chromebook Nadiem Dinilai Tunjukkan Perbedaan Cara Pandang soal Inovasi
Ekbis

Prudential Syariah Kokoh Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah Nasional

12 May 2026
Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop
Ekbis

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

11 May 2026
Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Next Post
Perkembangan Pasar Surat Utang Korporasi – Periode Januari hingga Maret 2025

Perkembangan Pasar Surat Utang Korporasi – Periode Januari hingga Maret 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini