Sunday, July 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menteri PKP Tekankan Penyaluran Huntara Warga Bantaran Rel Harus Sesuai Kriteria

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 June 2026
in Nasional
Menteri PKP Tekankan Penyaluran Huntara Warga Bantaran Rel Harus Sesuai Kriteria

Metapos.id, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan proses penempatan warga ke hunian sementara (huntara) di kawasan Senen harus mengikuti kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Ia meminta seluruh pihak memastikan program tersebut benar-benar menyasar warga yang berhak menerima manfaat.

Pemerintah membangun huntara sebagai solusi tempat tinggal bagi warga yang sebelumnya bermukim di sepanjang bantaran rel kereta api. Melalui program ini, pemerintah ingin menghadirkan lingkungan hunian yang lebih aman, tertata, dan layak huni.

BACA JUGA

Polisi Lacak Keberadaan Jesslyn Wijaya, Atlet Golf Nasional Ternyata di Bangkok

MUI Harapkan KUII VIII Lahirkan Rekomendasi Tegas Soal Penolakan Praktik LGBT

Saat meninjau kawasan huntara di Senen, Jakarta, Selasa (9/6/2026), Maruarar menekankan pentingnya validitas data calon penghuni. Menurutnya, proses verifikasi yang akurat akan menentukan keberhasilan program relokasi yang sedang berjalan.

Selain itu, pemerintah menjadikan data resmi sebagai acuan utama dalam menetapkan penerima hunian. Dengan langkah tersebut, bantuan diharapkan dapat diterima oleh masyarakat yang memang memenuhi persyaratan.

Maruarar juga meminta instansi terkait segera menyusun pola pengelolaan kawasan sebelum warga mulai menempati hunian. Sementara itu, koordinasi lintas lembaga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran program.

Ia menilai pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian sejak awal. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan aturan terkait kebersihan kawasan, penggunaan fasilitas umum, area parkir, hingga pembayaran utilitas.

Di tengah proses tersebut, pembangunan huntara menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pemerintah menargetkan seluruh unit siap digunakan pada 15 Juni 2026.

Saat ini, pengerjaan fisik hunian telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Karena itu, persiapan perpindahan warga mulai dilakukan secara bertahap.

Sementara itu, Menteri Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria menyatakan warga tidak akan dikenakan biaya selama masa awal menempati huntara. Kebijakan itu bertujuan membantu masyarakat beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa beban tambahan.

Meski begitu, pemerintah akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap skema pengelolaan kawasan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan berikutnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan pihaknya telah menyelesaikan pendataan warga yang tinggal di sekitar jalur rel. Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan proses relokasi berjalan sesuai target.

Selain itu, KAI akan memprioritaskan pemindahan warga Pasar Gaplok pada tahap awal. Kawasan tersebut sebelumnya menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Di sisi lain, penataan kawasan bantaran rel juga bertujuan meningkatkan keselamatan operasional kereta api. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan dan risiko kecelakaan di sekitar jalur rel.

Huntara Senen menyediakan 324 unit hunian yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi taman bermain, tempat ibadah, dapur bersama, toilet, serta sarana umum lainnya yang menunjang kebutuhan warga.

Tags: Dony oskariaHunian SementaraKAIMaruarar SiraitMenteri PKPMetapos.idPerumahanProgram PemerintahWarga Bantaran Rel
Previous Post

Teknologi Pirolisis BRIN Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Next Post

AHY Disebut Terkait Sony Sonjaya, Demokrat: Tidak Ada Hubungan dengan Program SPPG

Related Posts

Polisi Lacak Keberadaan Jesslyn Wijaya, Atlet Golf Nasional Ternyata di Bangkok
Nasional

Polisi Lacak Keberadaan Jesslyn Wijaya, Atlet Golf Nasional Ternyata di Bangkok

26 July 2026
MUI Harapkan KUII VIII Lahirkan Rekomendasi Tegas Soal Penolakan Praktik LGBT
Nasional

MUI Harapkan KUII VIII Lahirkan Rekomendasi Tegas Soal Penolakan Praktik LGBT

26 July 2026
Asrama Haji Bali Segera Dibangun, Kemenhaj Siapkan Lahan 1.920 Meter Persegi
Nasional

Asrama Haji Bali Segera Dibangun, Kemenhaj Siapkan Lahan 1.920 Meter Persegi

26 July 2026
Biaya Lepas Status WNI Melonjak, Akademisi Soroti Persoalan Hak Dasar Warga
Nasional

Biaya Lepas Status WNI Melonjak, Akademisi Soroti Persoalan Hak Dasar Warga

25 July 2026
Rumah Nanik S. Deyang Masih Dijaga, Warga Sebut Mantan Kepala BGN Jarang Bersosialisasi
Nasional

Rumah Nanik S. Deyang Masih Dijaga, Warga Sebut Mantan Kepala BGN Jarang Bersosialisasi

25 July 2026
Polda Jabar Tegaskan Tiga Polisi Penumpang Alphard Tetap Disidang Etik
Nasional

Polda Jabar Tegaskan Tiga Polisi Penumpang Alphard Tetap Disidang Etik

25 July 2026
Next Post
AHY Disebut Terkait Sony Sonjaya, Demokrat: Tidak Ada Hubungan dengan Program SPPG

AHY Disebut Terkait Sony Sonjaya, Demokrat: Tidak Ada Hubungan dengan Program SPPG

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini