Tuesday, September 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Manuver PDI-P 2029: Duet Megawati–Pramono Disiapkan Hadapi Prabowo

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 February 2026
in Nasional
Manuver PDI-P 2029: Duet Megawati–Pramono Disiapkan Hadapi Prabowo

Metapos.id, Jakarta – Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, menilai Megawati Soekarnoputri memiliki peluang besar untuk kembali diusung PDI Perjuangan sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029.

Ia menegaskan, sebagai ketua umum partai, pencalonan Megawati justru dapat menjadi langkah strategis secara elektoral dan tidak membawa risiko politik bagi PDI-P. Sebaliknya, langkah tersebut dinilai mampu memperkuat posisi partai dalam peta kontestasi nasional.

BACA JUGA

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya

Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM

Untuk posisi calon wakil presiden, Hendri menyebut Pramono Anung sebagai figur potensial yang menjadi kekuatan politik penting PDI-P. Kombinasi Megawati–Pramono diproyeksikan mampu menjadi poros strategis dalam menghadapi Prabowo Subianto yang berpeluang maju kembali pada periode kedua.

Menurut Hendri, Pramono merepresentasikan sosok teknokrat yang memiliki kapasitas politik kuat dan dapat diterima lintas kelompok pemilih. Karakter kepemimpinannya dinilai memiliki kemiripan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, yang dikenal dengan gaya tenang, rasional, serta tidak mengedepankan retorika konfrontatif.

Meski Pramono sebelumnya menyampaikan rencana pensiun dari dunia politik setelah masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir pada 2030, Hendri menilai pernyataan tersebut masih sangat dinamis. Ia menilai keputusan politik kerap berubah seiring tekanan publik dan perkembangan konstelasi kekuasaan nasional.

Tags: calon presiden 2029elektoralHendri SatrioMegawati - Pramono anungMetapos.idpeluangstrategis
Previous Post

Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Larangan SOTR dan Aksi Sweeping Demi Keamanan Ramadan 2026

Next Post

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Santri di Ngawi Jalani Perawatan

Related Posts

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya
Nasional

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya

29 September 2026
Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM
Nasional

Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM

29 September 2026
ASABRI memastikan hak ahli waris Pratu Rizki Kurniawan terpenuhi dengan manfaat Rp466 juta setelah gugur saat menjalankan tugas negara di Papua.
Nasional

ASABRI Salurkan Rp466 Juta ke Ahli Waris

29 September 2026
Dirjen PAS Ngelak CCTV Lapas Tak Terpasang: Anggaran Tidak Ada
Nasional

Dirjen PAS Ngelak CCTV Lapas Tak Terpasang: Anggaran Tidak Ada

29 September 2026
Honor Satgas Karhutla Palangka Raya Menunggak Hampir Dua Bulan
Nasional

Honor Satgas Karhutla Palangka Raya Menunggak Hampir Dua Bulan

29 September 2026
Magang Nasional Batch 2 Dimulai, Ini Fasilitas untuk Peserta
Nasional

Magang Nasional Batch 2 Dimulai, Ini Fasilitas untuk Peserta

29 September 2026
Next Post
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Santri di Ngawi Jalani Perawatan

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Santri di Ngawi Jalani Perawatan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini