Tuesday, September 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Santri di Ngawi Jalani Perawatan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
15 February 2026
in Nasional
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Santri di Ngawi Jalani Perawatan

Metapos.id, Jakarta – Puluhan santri Pondok Pesantren Al Hijrah yang berlokasi di Desa Karangasri, Kecamatan Karangasri, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan secara massal usai mengonsumsi makanan dari program makan bergizi gratis (MBG). Para korban kini menjalani perawatan medis di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di wilayah setempat.

Kejadian tersebut bermula pada Jumat (13/2) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika para santri menyantap MBG yang disuplai oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

BACA JUGA

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya

Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM

Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, para santri mulai mengeluhkan gangguan kesehatan berupa diare, mual, serta pusing.

Menyikapi kondisi tersebut, puluhan santri, baik laki-laki maupun perempuan, segera dilarikan ke beberapa fasilitas layanan kesehatan, di antaranya Puskesmas Padas, Puskesmas Kasreman, Puskesmas Ngawi Purba, serta RSU Geneng. Sebagian santri telah dipulangkan, sementara lainnya masih menjalani perawatan lanjutan.

Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyampaikan bahwa para korban dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, meskipun secara administratif lokasi pondok pesantren berada di wilayah kecamatan kota.

Saat ini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penanganan medis serta pendalaman guna mengungkap penyebab pasti terjadinya dugaan keracunan massal tersebut.

Tags: Jawa TimurKarangasriMBGmengalami keracunanmengonsumsiMetapos.idNgawiPondok Pesantren Al HijrahPuskesmas Ngawi
Previous Post

Manuver PDI-P 2029: Duet Megawati–Pramono Disiapkan Hadapi Prabowo

Next Post

Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,3 Juta, Minat Publik Terus Naik

Related Posts

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya
Nasional

Napi Mau Pakai HP Harus Bayar Rp250 Juta? Ombudsman Buka Temuannya

29 September 2026
Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM
Nasional

Ratusan Ojol Turun ke DPR, Tolak Perubahan Status Jadi UMKM

29 September 2026
ASABRI memastikan hak ahli waris Pratu Rizki Kurniawan terpenuhi dengan manfaat Rp466 juta setelah gugur saat menjalankan tugas negara di Papua.
Nasional

ASABRI Salurkan Rp466 Juta ke Ahli Waris

29 September 2026
Dirjen PAS Ngelak CCTV Lapas Tak Terpasang: Anggaran Tidak Ada
Nasional

Dirjen PAS Ngelak CCTV Lapas Tak Terpasang: Anggaran Tidak Ada

29 September 2026
Honor Satgas Karhutla Palangka Raya Menunggak Hampir Dua Bulan
Nasional

Honor Satgas Karhutla Palangka Raya Menunggak Hampir Dua Bulan

29 September 2026
Magang Nasional Batch 2 Dimulai, Ini Fasilitas untuk Peserta
Nasional

Magang Nasional Batch 2 Dimulai, Ini Fasilitas untuk Peserta

29 September 2026
Next Post
Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,3 Juta, Minat Publik Terus Naik

Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,3 Juta, Minat Publik Terus Naik

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini