Metapos.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program LPDP Jakarta akan memberikan beasiswa pendidikan lanjut hingga jenjang S2 dan S3 kepada maksimal 75 orang.
“Jumlahnya kurang lebih antara 50 sampai 75 orang, dan dilakukan secara profesional,” ujar Pramono dikutip dari berbagai sumber, Kamis (17/09/2026).
Program LPDP Jakarta telah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026. Program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada 2027.
Dalam proses penentuan penerima beasiswa, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan LPDP pusat. Kerja sama ini dilakukan agar proses seleksi berjalan secara profesional dan adil.
“Supaya ini tidak kemudian menjadi tempat untuk orang berebut menitipkan LPDP Jakarta, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat untuk proses penentuannya,” jelas Pramono.
Pramono mengatakan ada kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas penerima beasiswa. Pemprov DKI akan mengutamakan warga Jakarta dari keluarga kurang mampu yang memiliki kemampuan akademik baik.
“Orang yang diberangkatkan kami akan lebih mengutamakan masyarakat Jakarta dari keluarga yang tidak mampu tetapi mempunyai kemampuan akademik yang baik. Dan itu sudah diatur di dalam Pergub itu,” jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menyiapkan rancangan anggaran sebesar Rp99,9 miliar untuk program LPDP Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyatakan program tersebut dibentuk untuk membuka kesempatan bagi anak-anak di Ibu Kota melanjutkan pendidikan ke luar negeri.







