Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Langit Merah Darah Selimuti Australia Barat, Dampak Siklon Narelle

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
in Internasional

Metapos.id, Jakarta – Fenomena langit berwarna merah darah menyelimuti wilayah Australia Barat saat Siklon Narelle menerjang kawasan barat laut pada Jumat (27/3/2026). Peristiwa ini memicu berbagai gangguan, mulai dari pemadaman listrik dan gas hingga kerusakan bangunan.

Rekaman dari Shark Bay menunjukkan kondisi siang hari yang tiba-tiba berubah gelap dalam hitungan menit. Angin kencang mengangkat debu yang kaya zat besi ke atmosfer, menyebabkan langit berubah menjadi merah pekat serta jarak pandang menurun drastis.

BACA JUGA

Tragedi di Arab Saudi, 14 Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Aramco

Ratusan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas yang Melanda Eropa

Badan meteorologi setempat mencatat kecepatan angin siklon mencapai lebih dari 124 mil per jam. Siklon Narelle sendiri sebelumnya dikategorikan sebagai badai tropis kategori tiga dengan potensi angin merusak dan curah hujan tinggi.

Wilayah Exmouth dilaporkan menjadi area yang paling terdampak, dengan kerusakan signifikan serta gangguan pada listrik, air, dan jaringan komunikasi. Sementara itu, daerah lain seperti Coral Bay, Geraldton, Kalbarri, dan Carnarvon mengalami dampak yang relatif lebih ringan.

Menteri Layanan Darurat Australia Barat, Paul Papalia, menyatakan pemerintah akan memastikan bantuan bagi warga terdampak selama masa pemulihan.

Selain infrastruktur, sektor pertanian juga terancam, terutama perkebunan pisang di sekitar Carnarvon yang berpotensi rusak akibat terjangan angin kencang.

Para ahli menjelaskan bahwa fenomena langit merah ini terjadi akibat partikel debu yang mengandung oksida besi terangkat ke atmosfer. Fenomena serupa diketahui pernah terjadi sebelumnya di Australia, termasuk pada tahun 2009 saat debu menyelimuti langit hingga ke Sydney.

Meski intensitas siklon mulai melemah, otoritas setempat mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca masih berpotensi berbahaya.

Tags: australia baratlangit australia merahlangit merahMetapos.idsiklon narelle
Previous Post

Kemenko PM Soroti Kasus Amsal Sitepu sebagai Ancaman Serius bagi Ekonomi Kreatif Nasional

Next Post

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

Related Posts

Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw
Internasional

Tragedi di Arab Saudi, 14 Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Aramco

29 June 2026
Film Men in Black: International, Perburuan Alien Berujung Konspirasi
Internasional

Ratusan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas yang Melanda Eropa

27 June 2026
Internasional

Gempa Dahsyat Venezuela, 589 Orang Tewas dan 2.980 Terluka

27 June 2026
Malaysia Turunkan Harga Solar Bersubsidi Mulai 1 Juli 2026
Internasional

Malaysia Turunkan Harga Solar Bersubsidi Mulai 1 Juli 2026

26 June 2026
FIFA Beri Hukuman Berat kepada Assim Madibo Akibat Tekel Horor di Piala Dunia 2026
Internasional

Jepang Tiba-Tiba Hentikan 100 Penerbangan, Apa yang Terjadi?

26 June 2026
Cuaca Ekstrem Paksa Menara Eiffel Tutup Lebih Cepat dari Jadwal
Internasional

Tsunami Durian Hantam Malaysia, Musang King Kini Dijual Semurah Ini

25 June 2026
Next Post
ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini