• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, March 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Langit Merah Darah Selimuti Australia Barat, Dampak Siklon Narelle

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
in Internasional
Langit Merah Darah Selimuti Australia Barat, Dampak Siklon Narelle
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Fenomena langit berwarna merah darah menyelimuti wilayah Australia Barat saat Siklon Narelle menerjang kawasan barat laut pada Jumat (27/3/2026). Peristiwa ini memicu berbagai gangguan, mulai dari pemadaman listrik dan gas hingga kerusakan bangunan.

Rekaman dari Shark Bay menunjukkan kondisi siang hari yang tiba-tiba berubah gelap dalam hitungan menit. Angin kencang mengangkat debu yang kaya zat besi ke atmosfer, menyebabkan langit berubah menjadi merah pekat serta jarak pandang menurun drastis.

Badan meteorologi setempat mencatat kecepatan angin siklon mencapai lebih dari 124 mil per jam. Siklon Narelle sendiri sebelumnya dikategorikan sebagai badai tropis kategori tiga dengan potensi angin merusak dan curah hujan tinggi.

Wilayah Exmouth dilaporkan menjadi area yang paling terdampak, dengan kerusakan signifikan serta gangguan pada listrik, air, dan jaringan komunikasi. Sementara itu, daerah lain seperti Coral Bay, Geraldton, Kalbarri, dan Carnarvon mengalami dampak yang relatif lebih ringan.

Menteri Layanan Darurat Australia Barat, Paul Papalia, menyatakan pemerintah akan memastikan bantuan bagi warga terdampak selama masa pemulihan.

Selain infrastruktur, sektor pertanian juga terancam, terutama perkebunan pisang di sekitar Carnarvon yang berpotensi rusak akibat terjangan angin kencang.

Para ahli menjelaskan bahwa fenomena langit merah ini terjadi akibat partikel debu yang mengandung oksida besi terangkat ke atmosfer. Fenomena serupa diketahui pernah terjadi sebelumnya di Australia, termasuk pada tahun 2009 saat debu menyelimuti langit hingga ke Sydney.

Meski intensitas siklon mulai melemah, otoritas setempat mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca masih berpotensi berbahaya.

Tags: australia baratlangit australia merahlangit merahMetapos.idsiklon narelle
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH). Menteri Dalam...

Kemenko PM Soroti Kasus Amsal Sitepu sebagai Ancaman Serius bagi Ekonomi Kreatif Nasional

Kemenko PM Soroti Kasus Amsal Sitepu sebagai Ancaman Serius bagi Ekonomi Kreatif Nasional

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta - 30 Maret 2026  Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus hukum yang...

Start dari Tengah, Marc Marquez Finis Kelima di MotoGP Amerika 2026

Start dari Tengah, Marc Marquez Finis Kelima di MotoGP Amerika 2026

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Marc Marquez harus puas finis di posisi kelima pada MotoGP Amerika 2026 yang digelar di Circuit of...

Awal April 2026 Ada Long Weekend, Ini Daftar Tanggal Merahnya

Herdman Ungkap Alasan Pilih Jens Raven Gantikan Zijlstra di Timnas Indonesia

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan alasan di balik pemanggilan Jens Raven untuk menggantikan Mauro Zijlstra yang...

Next Post
ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

Recommended.

ASEAN Centre for Energy (ACE) Mendorong Agenda Energi: ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2023 Jadi Platform Solusi Energi Berkelanjutan dan Kolaborasi Regional

ASEAN Centre for Energy (ACE) Mendorong Agenda Energi: ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2023 Jadi Platform Solusi Energi Berkelanjutan dan Kolaborasi Regional

28 July 2023
GMFI Bidik Konsumen Eropa dan Asia di Tahun Depan

GMFI Bidik Konsumen Eropa dan Asia di Tahun Depan

29 October 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini