Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kemenperin Perkenalkan Inovasi Teknologi Berwawasan Lingkungan

metaposmedia by metaposmedia
14 July 2023
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengenalkan inovasi teknologi berwawasan lingkungan dalam pemberdayaan industri kecil dan menengah (IKM) kepada para delegasi organisasi kawasan Asia-Pasifik Colombo Plan.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menyebut, pengenalan dan pelatihan dilakukan melalui kegiatan knowledge sharing yang digelar dalam rangka Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KTSST) pada sektor IKM.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

“Dalam kerja sama ini, telah diselenggarakan acara knowledge sharing ke-8 di Semarang, Jawa Tengah, pada 2-10 Juli 2023, dengan fokus pada pemberdayaan industri kecil yang berorientasi lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Reni dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 Juli.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 20 orang delegasi dari 10 negara, yang meliputi perwakilan Indonesia, Malaysia, Filipina, Bangladesh, Laos, Maldives, Nepal, Pakistan, Saudi Arabia, dan Sri Lanka.

Mengangkat tema The Empowerment of Small and Medium Industry through Sustainable and Environmental Approach, para peserta dalam program tersebut mendapatkan informasi tentang pemberdayaan bisnis kecil dan menengah menggunakan strategi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan guna mencapai kondisi ideal bisnis yang menguntungkan dan bertanggung jawab yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga ramah lingkungan.

“Kami mengharapkan bahwa program ini akan terus berperan dalam memperkuat KSST dan negara-negara anggota Colombo Plan, serta mendukung pemulihan ekonomi dunia dengan tetap berpegang pada prinsip industri kecil berwawasan lingkungan,” kata Reni.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kemensetneg Noviyanti mengatakan, kegiatan knowledge sharing tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk membagikan pengalamannya dalam pengembangan IKM dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Kegiatan ini diharapkan dapat merangsang partisipasi aktif para peserta dalam setiap sesi kegiatan dan menjadi wadah berbagi pengalaman dari masing-masing negara, khususnya dalam pengembangan IKM yang berfokus pada lingkungan, inklusivitas, dan keberlanjutan,” ucap dia.

Dalam rangkaian agenda knowledge sharing tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) Semarang, salah satu unit kerja di lingkungan Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, menjadi salah satu lokasi kunjungan lapangan.

BBSPJPPI pun menyambut para peserta dengan serangkaian acara, seperti peragaan Adaptive Monitoring System (AiMS) sebagai teknologi 4.0 untuk industri berkelanjutan serta demo jasa layanan pengujian untuk pemantauan lingkungan.

Satuan kerja di Kemenperin itu menekankan pentingnya inovasi dalam penyediaan layanan, terutama modernisasi alat laboratorium yang mampu diintegrasikan dengan sistem IoT, sehingga mendapatkan hasil yang lebih cepat dan akurat.

BBSPJPPI juga menerapkan Sistem Informasi Digital Terintegrasi BBSPJPPI (SINDII) yang menggerakkan proses layanan secara digital dari titik pelanggan, proses layanan, hingga hasil akhir diterima pelanggan kembali.

Di sisi lain, Adaptive Monitoring System (AiMS) merupakan produk buatan dalam negeri yang telah dipasarkan ke dunia industri melalui skema ekosistem kerja sama dengan industri pula.

AiMS diciptakan sebagai sistem mitigasi pencemaran air maupun udara dan diharapkan mampu mendukung industri dalam penerapan industri hijau, Making Indonesia 4.0, serta mendukung program P3DN dan substitusi impor untuk produk sejenis.

Tags: KemenperinMetapos.idTeknologi
Previous Post

PTBA Tebar Dividen Rp1.094 per Lembar Saham

Next Post

Bisnis Cicil Emas BSI di Bali Tumbuh 280%

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Bisnis Cicil Emas BSI di Bali Tumbuh 280%

Bisnis Cicil Emas BSI di Bali Tumbuh 280%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini