Wednesday, October 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kajian LabSosio UI dan RISED: Program MBG Dinilai Bantu Gizi Anak dan Ringankan Beban Orang Tua

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
6 March 2026
in Nasional
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan keluarga penerima manfaat. Hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia serta Research Institute of Socio-Economic Development menilai program ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Penelitian yang dirilis pada awal 2026 tersebut mengungkap bahwa program MBG membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa. Ketua LabSosio-LPPSP FISIP UI, Hari Nugroho, menyebut tingkat penerimaan masyarakat terhadap program ini tergolong tinggi, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

BACA JUGA

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Menurutnya, banyak orang tua siswa memberikan penilaian positif karena program ini membantu memastikan anak tetap mendapatkan makanan bergizi selama berada di sekolah. Selain itu, MBG juga dianggap mampu mengurangi pengeluaran keluarga untuk uang jajan anak.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari siswa, yakni sekitar 48,5 persen, jarang atau bahkan tidak pernah sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Dengan adanya program MBG, sekitar 85,8 persen siswa tercatat selalu menghabiskan makanan yang disediakan di sekolah.

Temuan serupa juga diungkap dalam riset yang dilakukan oleh Research Institute of Socio-Economic Development. Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, menyatakan bahwa 81 persen orang tua dari rumah tangga rentan mendukung kelanjutan program tersebut.

Dukungan tersebut tidak hanya didorong oleh faktor penghematan biaya, tetapi juga karena adanya rasa aman bagi orang tua bahwa anak-anak mereka memperoleh makanan bergizi secara rutin selama berada di sekolah.

Penelitian RISED juga mencatat adanya perubahan pada kebiasaan makan anak. Sebanyak 72 persen orang tua melaporkan anak menjadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, sementara 55 persen lainnya menyebut anak lebih mudah menerima variasi makanan.

Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan oleh Adriana Hedmunrewa, warga Desa Kalinawano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku program MBG membuat anaknya yang duduk di kelas VI SD menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam belajar.

Menurutnya, anaknya kini lebih mandiri dalam belajar, termasuk dalam pelajaran matematika, serta mengalami peningkatan nilai rapor dengan rata-rata mencapai delapan. Selain itu, kondisi fisik anaknya juga terlihat lebih segar dan berenergi.

Meski demikian, para peneliti menilai pelaksanaan program berskala besar seperti MBG tetap memerlukan proses penyesuaian di lapangan. Beberapa tantangan dalam implementasinya masih perlu dibenahi agar program dapat berjalan lebih efektif.

Hari Nugroho merekomendasikan agar pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan melibatkan berbagai pihak sejak tahap perencanaan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan dinas kesehatan dalam melakukan pengawasan standar mutu dapur secara berkala.

Secara umum, program MBG dinilai telah memberikan dasar yang kuat dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak. Dengan penyempurnaan berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

Tags: Makan Bergizi GratisMBGMetapos.idPrabowo SubiantoProgram mbg
Previous Post

Pengadaan Chromebook Disidangkan, Prinsipal dan Distributor Bantah Tuduhan Keuntungan Besar

Next Post

Prabowo–Pakistan Rencanakan Diplomasi ke Teheran untuk Turunkan Eskalasi Konflik

Related Posts

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.
Nasional

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

20 October 2026
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri
Nasional

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

20 October 2026
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.
Nasional

Karhutla Hanguskan Lahan di Sulteng hingga Bangka Belitung

20 October 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.
Nasional

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

20 October 2026
Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji
Nasional

Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji

20 October 2026
Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung
Nasional

Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung

20 October 2026
Next Post
Prabowo–Pakistan Rencanakan Diplomasi ke Teheran untuk Turunkan Eskalasi Konflik

Prabowo–Pakistan Rencanakan Diplomasi ke Teheran untuk Turunkan Eskalasi Konflik

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini