Metapos.id – Jakarta — Pertunjukan Jalan Salib Kreatif di Gereja Katedral Jakarta memikat perhatian umat pada Jumat Agung 2026. Tak hanya menampilkan visual yang kuat, para pemeran juga menjalani proses batin yang mendalam selama persiapan.
Aaron Ajiguna, yang memerankan Yesus, menjalani puasa selama masa latihan. Selain itu, ia beberapa kali meneteskan air mata saat mengikuti misa. Ia merasakan peran tersebut membawanya lebih memahami penderitaan Yesus.
Aaron mengaku pengalaman itu sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun, ia merasa seperti ikut merasakan sebagian perjalanan hidup Yesus.
Di sisi lain, Mikael yang berperan sebagai Simon Petrus menghadapi tantangan tersendiri. Awalnya, ia ragu karena karakter tersebut memiliki emosi yang kompleks.
Meski begitu, ia tetap berkomitmen mengikuti latihan selama lima bulan.
Selama proses itu, Mikael mendalami dialog yang bersumber dari Kitab Suci. Ia juga menyesuaikan interpretasi sesuai arahan sutradara agar lebih mudah dipahami umat.
Hasilnya, ia mampu menampilkan sosok Petrus yang manusiawi. Ia menunjukkan sisi rapuh sekaligus penyesalan yang kuat dalam perannya.
Mikael pun mengaku bangga dengan pencapaiannya tahun ini. Sebelumnya, ia hanya memerankan tokoh Yusuf dalam pertunjukan serupa.
Sementara itu, Arya Setiawan yang memerankan adegan penyaliban juga mengalami pergolakan batin.
Ia bahkan sempat mempertanyakan kembali perannya sebelum tampil.
Meski diliputi keraguan, Arya tetap melangkah ke panggung dengan penuh penghayatan. Ia berusaha memberikan penampilan terbaik dalam momen sakral tersebut.
Secara keseluruhan, pertunjukan tahun ini menghadirkan pendekatan baru dari Katedral Jakarta. Setiap tokoh membawa sudut pandang berbeda, sehingga memberi makna refleksi yang lebih dalam bagi umat.














