Wednesday, August 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 February 2026
in Nasional
“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Metapos.id, Jakarta — Dyah Ayu Pregawati mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Senin (9/2/2026), untuk mengadukan kematian suaminya, Novia Catur Iswanto, yang dinilainya mengandung banyak kejanggalan.

Menurut Dyah, semasa hidupnya Novia yang menjabat sebagai Legal Manager PT Bososi Pratama sempat menerima tekanan dan ancaman berkaitan dengan pengurusan legalitas perusahaan tambang nikel.

BACA JUGA

Wacana Reshuffle Kabinet, Gerindra Tanggapi Usulan PKS Rekrut Profesional

Challenge Hafalan Al-Qur’an Berimbalan Miras di The Sounds Project Diselidiki Polisi

Ancaman tersebut diduga dimaksudkan agar Novia menghentikan proses administrasi hukum yang sedang ditanganinya.

“Kedatangan kami ke Komnas HAM untuk meminta kejelasan dan keadilan atas meninggalnya suami saya. Sebelumnya, beliau sempat menyampaikan bahwa dirinya menerima ancaman, bahkan terjadi lebih dari sekali,” ungkap Dyah.

Ia menuturkan, setelah menerima ancaman tersebut, perubahan sikap dan kondisi mental suaminya terlihat jelas. Novia disebut menjadi lebih pendiam dan tampak berada dalam tekanan berat.

Sebelum meninggal dunia, Novia sempat dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Bareskrim Polri terkait konflik kepemilikan dan legalitas perusahaan. Namun, agenda tersebut tidak terlaksana karena kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada 27 Desember 2025.

“Ancaman itu terjadi dalam rentang waktu yang tidak lama sebelum suami saya meninggal,” pungkas Dyah.

Tags: DatangiDyah Ayu Pregawatikejanggalankematian suamiKomnas HAMLegal ManagerMetapos.idPT Bososi Pratama
Previous Post

Isu Prabowo–Zulhas 2029 Menguat, Ini Tanggapan Gibran

Next Post

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Related Posts

Wacana Reshuffle Kabinet, Gerindra Tanggapi Usulan PKS Rekrut Profesional
Nasional

Wacana Reshuffle Kabinet, Gerindra Tanggapi Usulan PKS Rekrut Profesional

11 August 2026
Ilustrasi minuman keras
Nasional

Challenge Hafalan Al-Qur’an Berimbalan Miras di The Sounds Project Diselidiki Polisi

11 August 2026
Karhutla Terjadi di Berbagai Wilayah, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan
Nasional

Karhutla Terjadi di Berbagai Wilayah, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan

11 August 2026
MUI Beri Peringatan Jelang HUT RI, Busana Karnaval hingga Uang Lomba
Nasional

MUI Beri Peringatan Jelang HUT RI, Busana Karnaval hingga Uang Lomba

11 August 2026
aturan baru MBG
Nasional

BGN Tetapkan Batas Konsumsi MBG, Siswa Diminta Tak Bawa Makanan Pulang

11 August 2026
Wacana Pilkada Tanpa Wakil Mencuat, 4 Kepala Daerah Ini Pernah Konflik dengan Wakilnya
Nasional

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Mencuat, 4 Kepala Daerah Ini Pernah Konflik dengan Wakilnya

11 August 2026
Next Post
Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini