Friday, September 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bukan Dimusnahkan, Kucing Liar Bandung Ditangkap dan Disterilisasi

Khansa Nabila by Khansa Nabila
25 September 2026
in Nasional
Bukan Dimusnahkan, Kucing Liar Bandung Ditangkap dan Disterilisasi

Bukan Dimusnahkan, Kucing Liar Bandung Ditangkap dan Disterilisasi

Metapos.id, Jakarta – Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kota Bandung terus melakukan penanganan terhadap kucing liar di sejumlah wilayah Kota Bandung.

Pada Jumat (25/9), petugas melakukan penangkapan kucing liar di kawasan Jalan Nias, Kota Bandung. Langkah ini dilakukan untuk mengontrol populasi sekaligus mencegah penyebaran penyakit dari hewan ke manusia.

BACA JUGA

Menhub Lantik Ketua Baru KNKT

Stok Beras Aman, Mengapa Harganya Belum Turun?

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefullah, menjelaskan penanganan kucing liar dilakukan dengan metode Tangkap, Steril, dan Lepaskan (TNR).

Ia menegaskan kucing yang ditangkap tidak akan ditelantarkan maupun dimatikan setelah proses penangkapan.

“Jadi, kita melakukan penangkapan kucing liar, untuk selanjutnya akan kami sterilisasi dan diberikan perawatan,” ujar Wilsandi, saat ditemui usai lakukan perburuan dikutip dari berbagai sumber, Jumat (25/09/2026).

Setiap kucing yang ditangkap akan mendapatkan penanganan medis hingga kondisinya dinyatakan pulih. Setelah itu, kucing akan dikembalikan ke lokasi tempat mereka ditangkap.

“Setelah proses sterilisasi selesai, kami lakukan pemeliharaan dulu sampai kondisinya pulih kembali. Setelah pulih, baru akan kami lepaskan kembali di lokasi asal penangkapan,” jelasnya.

Wilsandi mengatakan reproduksi kucing tergolong cepat secara genetis. Karena itu, sterilisasi dinilai menjadi salah satu cara untuk mengendalikan pertumbuhan populasi sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.

Pemkot Bandung juga memastikan penanganan dilakukan dengan memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare. DKPP melarang tindakan pemusnahan terhadap kucing liar.

“Kontrol populasinya harus melalui sterilisasi. Kita tidak boleh melakukan hal-hal seperti eliminasi, itu harus kita hindari,” tegas Wilsandi.

Berdasarkan catatan DKPP Kota Bandung, lebih dari 1.000 kucing liar telah disterilisasi sejak awal tahun hingga September 2026. Kucing-kucing tersebut tersebar di berbagai titik di Kota Bandung.

Tags: animal welfareDKPP Bandungkucing liar BandungMetapos.idpopulasi kucingsterilisasi kucing
Previous Post

Fabian Ruiz Ingin Hidup Jauh dari Sorotan

Next Post

Chelsea dan Newcastle Pantau Bek Atalanta

Related Posts

Menhub Dudy lantik ketua dan anggota KNKT masa jabatan 2026-2030. (Dok. Kemenhub)
Nasional

Menhub Lantik Ketua Baru KNKT

25 September 2026
Stok Beras Aman, Mengapa Harganya Belum Turun?
Nasional

Stok Beras Aman, Mengapa Harganya Belum Turun?

25 September 2026
Napi Bayar Fasilitas Mewah di Cibinong? Ini Bantahan Kalapas
Nasional

Napi Bayar Fasilitas Mewah di Cibinong? Ini Bantahan Kalapas

25 September 2026
STNK Digital Resmi Diluncurkan, Bayar Tilang Makin Praktis
Nasional

STNK Digital Resmi Diluncurkan, Bayar Tilang Makin Praktis

25 September 2026
ASABRI Serahkan Manfaat JKK Rp352 Juta kepada Ahli Waris
Nasional

ASABRI Serahkan Manfaat JKK Rp352 Juta kepada Ahli Waris

25 September 2026
Tim DVI Identifikasi 20 Korban Tewas KM Virgo 8
Nasional

Tim DVI Identifikasi 20 Korban Tewas KM Virgo 8

25 September 2026
Next Post
Chelsea dan Newcastle United masih memantau Giorgio Scalvini meski bek Atalanta itu dikabarkan sepakat memperpanjang kontraknya hingga 2031.

Chelsea dan Newcastle Pantau Bek Atalanta

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini