Monday, September 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Iran Sampaikan 6 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS

Khansa Nabila by Khansa Nabila
21 September 2026
in Internasional
Iran Sampaikan 6 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS

Iran Sampaikan 6 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS

Metapos.id, Jakarta – Kepala keamanan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan enam syarat baru dari Teheran untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS).

Dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera pada Sabtu (19/9), Rezaei mengatakan Iran telah menyampaikan persyaratan tersebut kepada AS melalui Qatar sebagai mediator.

BACA JUGA

Trump Umumkan Pembentukan Pasukan AI

Ed Sheeran Menangis Bahas Gaza

Berikut enam syarat yang diajukan Iran kepada AS:

  1. Mengakhiri perang di semua lini, terutama di Lebanon.
  2. Mencairkan dana Iran yang berjumlah miliaran dolar AS.
  3. Mengakhiri blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
  4. Menghentikan campur tangan AS dalam urusan internal Iran.
  5. Mengakhiri kerja sama AS dengan “para penentang revolusi kami”.
  6. Mengakhiri seluruh serangan AS terhadap wilayah Iran.

Rezaei mengatakan penerimaan terhadap enam syarat tersebut merupakan kepentingan Washington.

“Menerima syarat-syarat ini adalah demi kepentingan Washington,” ujarnya, dikutip dari berbagai sumber, Senin (21/09/2026).

Di sisi lain, Rezaei menegaskan Iran tetap siap menghadapi AS jika perang berlanjut dengan kekuatan yang lebih besar.

“Kita akan menghadapi Amerika dengan kekuatan yang lebih besar, dan dengan serangan yang lebih banyak dan lebih menyakitkan,” katanya.

Persyaratan terbaru tersebut memiliki sejumlah kesamaan dengan nota kesepahaman (MoU) yang dibahas pada Juni. Di antaranya penghentian perang di semua lini termasuk Lebanon, penghormatan terhadap kedaulatan dan nonintervensi, penghentian blokade laut, serta pencairan dana Iran yang dibekukan.

Namun, terdapat sejumlah poin dalam kesepakatan Juni yang tidak disebutkan kembali Rezaei dalam wawancara terbaru. Poin tersebut mencakup dana rekonstruksi sebesar US$300 miliar, komitmen Iran tidak membeli atau mengembangkan senjata nuklir, keamanan pelayaran di Selat Hormuz, pengecualian ekspor minyak mentah Iran, penghentian sanksi baru, serta tidak adanya tambahan pasukan AS.

Peneliti senior Timur Tengah di Australian Strategic Policy Institute, Adel Abdel Ghafar, menilai penyampaian syarat melalui Qatar dilakukan setelah MoU Islamabad gagal.

“Dengan gagalnya MoU Islamabad dan… Rezaei menyampaikan persyaratan melalui Qatar, Iran mengembalikan tanggung jawab kepada Washington dan melakukannya secara terbuka, untuk mendapatkan efek maksimal,” kata Abdel Ghafar.

Menurutnya, kedua pihak kini berada dalam situasi buntu. AS mempertahankan blokade laut dan keunggulan udara, tetapi belum dapat memaksa Iran menyerah, sementara Iran juga belum mampu mematahkan blokade tersebut.

“Pada dasarnya Iran bertaruh pada ketidakpopuleran perang dan bahwa pemilihan paruh waktu AS akan mengubah keadaan menguntungkan mereka, jadi mereka mengumumkan tuntutan mereka secara terbuka dan menyerahkan keputusan kepada Trump,” ujarnya.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada tanggapan dari pemerintah AS mengenai enam syarat yang diajukan Iran.

Tags: Amerika SerikatIranMetapos.idMohsen Rezaeiperang Iran ASQatarsyarat Iran
Previous Post

Pramono dan Zohran Bahas Transportasi hingga Jakarta Bond

Next Post

Review A Bona Fide Killer, Perpaduan Laga dan Drama yang Solid

Related Posts

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Trump Umumkan Pembentukan Pasukan AI

21 September 2026
Ed Sheeran menangis saat membahas Gaza di atas panggung. Ia menyoroti kehancuran, korban sipil, serta ketidakadilan di Tepi Barat.
Internasional

Ed Sheeran Menangis Bahas Gaza

21 September 2026
PM Qatar Sheikh Mohammed memperingatkan Timur Tengah agar tidak terjebak siklus eskalasi usai perang AS-Israel-Iran berdampak pada keamanan dan ekonomi kawasan.
Internasional

PM Qatar Peringatkan Eskalasi Timur Tengah

21 September 2026
Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Akhiri Konflik Hormuz
Internasional

Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Akhiri Konflik Hormuz

20 September 2026
Pemerintah Korea Selatan menyiapkan izin penggunaan pil aborsi hingga usia kehamilan sembilan minggu dan menargetkan penerapannya pada kuartal pertama 2027.
Internasional

Korea Selatan Bakal Izinkan Pil Aborsi

17 September 2026
Houthi-Arab Saudi Tegang, WNI Kapan Harus Dipulangkan?
Internasional

Houthi-Arab Saudi Tegang, WNI Kapan Harus Dipulangkan?

17 September 2026
Next Post
Review A Bona Fide Killer, Perpaduan Laga dan Drama yang Solid

Review A Bona Fide Killer, Perpaduan Laga dan Drama yang Solid

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini