Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Inflasi November Lebih Rendah dari Perkiraan, Bukti Stabilitas Terus Terjaga

Rizki Meirino by Rizki Meirino
2 December 2022
in Ekbis
Inflasi November Lebih Rendah dari Perkiraan, Bukti Stabilitas Terus Terjaga

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyambut positif penurunan laju inflasi menjadi 5,42 persen year on year (yoy) di November 2022. Menurut Badan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu, torehan itu menunjukkan stabilitas harga domestik yang tetap dapat dijaga di tengah tekanan inflasi global yang masih tinggi.

“Inflasi November lebih rendah dari prediksi yang kita hitung di internal Kemenkeu. Ini merupakan hasil positif dari bauran kebijakan pengendalian inflasi, terutama komponen inflasi pangan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis dikutip Jumat, 2 Desember.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Febrio menjelaskan, keberhasilan tersebut dicapai melalui koordinasi antar otoritas terkait dalam upaya menjaga daya beli masyarakat yang perlu terus diperkuat untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kata dia, inflasi inti yang merupakan kontributor terbesar masih bergerak stabil pada 3,3 persen.

“Angka ini mencerminkan masih kuatnya daya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga. Tren stabil ini terjadi pada beberapa kelompok pengeluaran, seperti sandang, perumahan, perlengkapan rumah tangga, informasi dan komunikasi, yang juga mengindikasikan stabilnya inflasi jasa,” tutur Febrio.

Anak buah Sri Mulyani itu menyampaikan pula jika inflasi pangan bergejolak (volatile food) menurun cukup dalam menjadi 5,7 persen dari yang sebelumnya 7,2 persen di oktober. Penurunan ini didukung oleh deflasi harga aneka cabai. Di sisi lain, harga beras masih melanjutkan tren naik meskipun dengan kenaikan yang mulai melandai.

“Sebagai respons terhadap tren kenaikan harga beras, pemerintah melalui Bulog telah memasok beras di pasar lebih banyak di tengah kendala stok karena produksi beras nasional yang menurun. Penguatan stok nasional terus dilakukan melalui koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), yaitu dengan menghimpun produksi dari daerah-daerah sentra,” terangnya.

Selain beras, sambung dia, terjadi kenaikan harga tahu-tempe seiring dengan naiknya harga kedelai global dan menipisnya stok dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah telah melaksanakan impor kedelai untuk menjaga stabilitas suplai domestik.

“Pemerintah terus menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang momen natal dan tahun baru (nataru) untuk memastikan inflasi semakin terkendali,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Inflasi harga diatur pemerintah (administered price) mengalami penurunan minor menjadi 13 persen dari sebelumnya 13,2 persen didorong oleh normalisasi tarif angkutan udara. Ke depan, pemerintah disebut akan terus berupaya menjaga daya beli masyarakat, dengan mengoptimalkan alokasi APBN dan APBD.

“Penyaluran belanja wajib perlindungan sosial dan belanja tidak terduga (BTT) terus dipercepat untuk mendukung terkendalinya inflasi daerah. Pemerintah pusat dan daerah terus memonitor harga dan stok pangan, serta ketersediaan armada penerbangan dalam mempersiapkan momen natal dan tahun baru sebagai antisipasi tekanan inflasi menjelang akhir tahun,” tutup Febrio.

Tags: InflasiMetapos.id
Previous Post

Raih Industri Hijau Kinerja Terbaik, Petrokimia Gresik Komitmen Optimalisasi Transisi Energi Dan Pemanfaatan Gipsum

Next Post

PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini