Metapos.id, Jakarta – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menanggapi kritik terkait kenaikan harga tiket Piala Dunia FIFA 2026. Ia menyebut lonjakan tersebut terjadi karena tingginya antusiasme dari berbagai negara.
Selain itu, mekanisme penjualan ulang tiket turut memicu kenaikan harga. Sementara itu, biaya perjalanan ke Amerika Serikat juga dinilai semakin memberatkan suporter.
Meski demikian, Infantino memastikan FIFA tetap menghadirkan pilihan tiket dengan harga yang lebih ramah. Ia menegaskan tidak semua tiket dibanderol mahal.
Di sisi lain, animo penonton terus bertambah. FIFA mencatat jumlah permintaan tiket mencapai ratusan juta dari seluruh dunia. Bahkan, sebagian besar tiket sudah terserap sejak fase awal penjualan.
Oleh karena itu, FIFA terus melakukan penyesuaian dalam distribusi tiket. Upaya ini dilakukan agar lebih banyak penggemar mendapat kesempatan hadir langsung di stadion.
Tidak hanya bergantung pada tiket, FIFA juga memiliki sumber pemasukan lain. Infantino menjelaskan sektor komersial dan hak siar televisi menjadi penopang utama pendapatan.
Selain itu, FIFA tetap menjunjung prinsip kesetaraan antar anggota. Infantino menegaskan seluruh negara anggota memiliki kedudukan yang sama.
Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ajang ini diperkirakan menyedot perhatian besar dari penggemar sepak bola dunia.







