Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Indonesia Siapkan 15 Ribu Hektare Lahan Pertanian untuk Palestina

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
1 November 2025
in Nasional
Indonesia Siapkan 15 Ribu Hektare Lahan Pertanian untuk Palestina

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung rakyat Palestina. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa Indonesia menyiapkan lahan pertanian seluas 10.000 hingga 15.000 hektare di Kalimantan Utara sebagai bentuk kerja sama investasi dengan Palestina.

Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan pertanian terpadu yang mencakup perkebunan, peternakan, hingga industri pengolahan hasil pertanian. Proyek ini akan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, serta mitra internasional.

BACA JUGA

Kemnaker Catat 1.940 Peserta Keluar dari Program Magang Nasional 2026

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

“Bantuan untuk Palestina bukan sekadar urusan pangan, melainkan juga kemanusiaan,” ujar Amran dalam keterangan di Jakarta, Kamis (30/10/2025). Ia menambahkan bahwa proyek ini mengusung konsep klaster pertanian terintegrasi yang diharapkan dapat menjadi model kerja sama antarnegara di masa depan, dengan Palestina sebagai mitra utama.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah Indonesia ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara sekaligus memperkuat solidaritas dan persaudaraan antarbangsa.

Zuhair menjelaskan bahwa kunjungan tim teknis investasi Palestina kemungkinan akan ditunda karena kondisi keamanan yang belum stabil. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah Palestina tetap berkomitmen menjalankan proyek ini.
“Atas segala dukungan dari Indonesia, kami sangat berterima kasih. Saat ini saya merasa sangat bahagia,” tutur Zuhair, yang juga menyampaikan niatnya untuk tetap tinggal di Indonesia setelah masa tugasnya berakhir.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran menyampaikan apresiasi atas komitmen Palestina dan memastikan bahwa kerja sama akan terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini mencakup pengembangan hortikultura, transfer teknologi, serta pelatihan sumber daya manusia di bidang pertanian.

“Indonesia berdiri bersama Palestina, tidak hanya di tingkat diplomatik, tetapi melalui kerja sama nyata di sektor pangan. Ini bentuk dukungan yang konkret,” tegas Amran.

Selain menyediakan lahan, Indonesia juga akan berbagi teknologi pertanian berkelanjutan, termasuk sistem irigasi efisien, pertanian gurun, serta penerapan teknologi digital dan hidroponik. Pemerintah berencana memperluas program pelatihan dan magang bagi petani muda serta pejabat pertanian Palestina, yang akan dilakukan di kawasan pertanian terintegrasi di Kalimantan dan Sulawesi.

Sebagai tindak lanjut, kedua negara sepakat membentuk Komite Kerja Bersama pada awal 2026 untuk memfinalisasi rencana aksi dan memastikan implementasi proyek berjalan sesuai jadwal.

Kerja sama strategis ini menjadi bagian dari South-South and Triangular Cooperation (SSTC), di mana Palestina akan menjadi salah satu negara prioritas penerima manfaat di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Kami ingin menjadikan proyek ini bukan sekadar kerja sama pertanian, melainkan simbol keteguhan dua bangsa yang meyakini bahwa kemerdekaan sejati berawal dari kemandirian pangan,” pungkas Mentan Amran.

 

Tags: Andi Amran SulaimanMetapos.idPertanianZuhair Al-ShuZuhair Al-Shun
Previous Post

Heboh Motor Bermasalah Usai Isi Pertalite, Pertamina Periksa 300 SPBU di Pantura Jatim

Next Post

Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Gagal Ini Kelima Faktanya

Related Posts

Kemnaker Catat 1.940 Peserta Keluar dari Program Magang Nasional 2026
Nasional

Kemnaker Catat 1.940 Peserta Keluar dari Program Magang Nasional 2026

18 June 2026
Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah
Nasional

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

18 June 2026
Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik
Nasional

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

17 June 2026
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026
Nasional

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Gempa Sulteng Rusak 787 Rumah di Sigi, Satu Warga Meninggal Dunia

17 June 2026
Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar
Nasional

Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar

17 June 2026
Next Post
Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Gagal Ini Kelima Faktanya

Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Gagal Ini Kelima Faktanya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini