Monday, October 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hujan Kembali Guyur Palembang, Warga Berharap Kabut Asap Karhutla Segera Berakhir

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 October 2026
in News
Hujan Kembali Guyur Palembang, Warga Berharap Kabut Asap Karhutla Segera Berakhir

Metapos.id, Jakarta – Hujan mengguyur Kota Palembang, Sumatera Selatan, selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu (24/10/2026). Kondisi ini menjadi harapan baru bagi warga setelah berbulan-bulan menghadapi kemarau panjang dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga Palembang, Indra, menyambut positif turunnya hujan yang diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara di wilayah tersebut.

BACA JUGA

Putin Tegaskan Rusia Tak Terlibat dalam Gelombang Demo di Eropa

10 Negara dengan Produksi Emas Tertinggi di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

“Alhamdulillah, Palembang sudah 3 hari berturut-turut turun hujan setelah dilanda musim kemarau dan kabut asap,” kata Indra kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Meski demikian, Indra berharap hujan tidak hanya berlangsung sebentar. Ia menginginkan curah hujan yang lebih lama agar kabut asap karhutla segera lenyap dari Palembang.

“Kalau bisa hujan tidak hanya sesaat, agar kabut asap karhutla tidak ada lagi,” harapnya.

Dampak kabut asap juga dirasakan para pelaku usaha. Tur, seorang pedagang di Palembang, mengatakan kondisi tersebut membuat jumlah pembeli menurun sehingga aktivitas perdagangan ikut terdampak.

Ia berharap hujan yang turun dapat membantu memulihkan keadaan, sehingga masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa dan penjualan kembali meningkat.

“Berharap hujan ini berkah dan dagangannya kembali normal dan laris kembali,” ujar Tur.

Selain persoalan kabut asap, kemarau panjang sebelumnya turut menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Yuli, warga Lorong Sepakat, Kelurahan 8 Ulu, Palembang, mengaku harus membeli air dengan harga cukup mahal untuk keperluan sehari-hari.

“Dengan turunnya hujan hari ini kami sangat senang karena tidak lagi harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari selama beberapa hari ke depan,” ujarnya mengutip Antara.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, menyebut pengamatan atmosfer oleh BMKG pada Sabtu (24/10/2026) telah menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan.

Ia menjelaskan, dinamika angin vertikal berperan dalam memecah lapisan inversi atmosfer yang sebelumnya menahan polutan asap di dekat permukaan tanah. Kondisi tersebut turut mendukung peluang turunnya hujan di Palembang dan sekitarnya.

Upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan tim gabungan juga menjadi salah satu faktor pendukung. Penyemaian bahan NaCl dilakukan untuk membantu proses pembentukan awan hujan sesuai kondisi atmosfer yang terpantau.

“Hujan di Palembang dan sekitarnya hari ini dapat kami sampaikan bahwa secara dinamika atmosfer memang mendukung pembentukan awan hujan dan ditambah dampak dari OMC dengan bahan semai NaCl. Memang secara data model pada 24 Oktober 2026 diprakirakan akan ada potensi pertumbuhan awan hujan sehingga tim memaksimalkan dengan OMC,” ujarnya.

Tags: Hujan PalembangKabut Asap KarhutlaKebakaran Hutan SumselMetapos.idmusim kemarau 2026operasi modifikasi cuaca
Previous Post

RUU Perampasan Aset Dikebut, Komisi III DPR Buka Ruang Aspirasi Publik

Next Post

Kisah Ali dan Fatimah, Cinta dalam Kesederhanaan

Related Posts

Putin Tegaskan Rusia Tak Terlibat dalam Gelombang Demo di Eropa
News

Putin Tegaskan Rusia Tak Terlibat dalam Gelombang Demo di Eropa

26 October 2026
10 Negara dengan Produksi Emas Tertinggi di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
News

10 Negara dengan Produksi Emas Tertinggi di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

25 October 2026
Tepian Danau Kawah Putih Mulai Mengering, Ini Penyebabnya
News

Tepian Danau Kawah Putih Mulai Mengering, Ini Penyebabnya

24 October 2026
Intelijen AS Peringatkan Potensi Serangan Iran terhadap Warga Amerika
News

Intelijen AS Peringatkan Potensi Serangan Iran terhadap Warga Amerika

24 October 2026
Iran Larang Kapal Perang AS Masuk Kawasan Teluk Persia
News

Iran Larang Kapal Perang AS Masuk Kawasan Teluk Persia

24 October 2026
Ribuan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi, Ini Penyebabnya
News

Ribuan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi, Ini Penyebabnya

24 October 2026
Next Post
Kisah Ali bin Abi Thalib dan Fatimah az-Zahra mengajarkan kesederhanaan, keteguhan dalam rumah tangga, serta zikir yang diajarkan Rasulullah.

Kisah Ali dan Fatimah, Cinta dalam Kesederhanaan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini