Monday, June 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga Emas Anjlok Drastis di Momen Lebaran, Ada Apa Sebenarnya?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
22 March 2026
in Ekbis
Harga Emas Anjlok Drastis di Momen Lebaran, Ada Apa Sebenarnya?

Metapos.id, Jakarta – Harga emas yang sebelumnya terus menunjukkan kenaikan kini justru berbalik arah dan turun cukup tajam menjelang Idulfitri. Padahal sebelumnya, logam mulia ini sempat diperkirakan bisa menembus Rp 3,5 juta per gram saat momen Lebaran.

Namun, situasi berubah setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran semakin memanas. Kondisi ini memberi tekanan besar pada harga emas. Dalam sepekan terakhir saja, harga emas turun sekitar Rp 103.000 per gram, dari Rp 2.996.000 pada 18 Maret menjadi Rp 2.893.000 per gram pada 21 Maret.

BACA JUGA

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Balikpapan Urus NIB hingga Sertifikat Halal

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Tak hanya itu, pergerakan harga emas juga terlihat tidak stabil dan cenderung melemah dalam satu bulan terakhir sejak konflik di Timur Tengah meningkat. Padahal, sepanjang tahun 2025, emas sempat mencatat kenaikan hingga 64% dan menjadi salah satu performa terbaik sejak 1979.

Pengamat komoditas dan mata uang, Ibrahim Assuaibi, menilai ketidakpastian situasi geopolitik menjadi faktor utama yang memicu penurunan ini. Menurutnya, kondisi di Iran yang sulit diprediksi membuat pelaku pasar merasa khawatir.

Akibatnya, banyak investor mulai memindahkan dananya dari emas ke dolar AS yang dianggap lebih aman di tengah kondisi saat ini. Perubahan strategi investasi ini ikut menekan harga emas di pasar.

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US$ 112 per barel juga turut berpengaruh. Kenaikan tersebut dapat mendorong inflasi global, yang biasanya diikuti dengan kebijakan kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

Ketika suku bunga meningkat, instrumen investasi seperti obligasi dan deposito menjadi lebih menarik karena menawarkan imbal hasil. Berbeda dengan emas yang tidak memberikan bunga, sehingga cenderung ditinggalkan investor dalam situasi tersebut.

Saat ini, bank sentral global masih menahan suku bunga, namun ada peluang kenaikan dalam waktu dekat. Jika itu terjadi, tekanan terhadap harga emas diperkirakan masih akan berlanjut.

Tags: GeopolitikHarga emasIdulfitrimelemahMenjelangMetapos.id
Previous Post

Catat! Tanggal Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2026

Next Post

Perang Timur Tengah Picu Kepanikan Energi, Negara-negara Ramai-ramai Hemat

Related Posts

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Balikpapan Urus NIB hingga Sertifikat Halal
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Balikpapan Urus NIB hingga Sertifikat Halal

21 June 2026
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz
Ekbis

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

20 June 2026
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri
Ekbis

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

19 June 2026
RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030
Ekbis

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

19 June 2026
Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Ekbis

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

18 June 2026
Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Next Post
Perang Timur Tengah Picu Kepanikan Energi, Negara-negara Ramai-ramai Hemat

Perang Timur Tengah Picu Kepanikan Energi, Negara-negara Ramai-ramai Hemat

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini