Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Gelar Indonesia Incorporated Day, Kemlu RI dan BNI Dorong Kolaborasi BUMN Go Global

Afizahri by Afizahri
30 January 2024
in Ekbis
BNI dan AFPI Dorong Percepatan Digitalisasi Pada Industri Jasa Keuangan

Jakarta,Metapos.id – Kementerian Luar Negeri RI bersama Kementerian BUMN dan PT Bank Negara Indonesia
Tbk (Persero) telah menyelenggarakan Indonesia Incorporated Day di Nusa Dua, Bali (27/01/2024). Mengangkat tema “Kolaborasi Menuju BUMN Go Global”, kegiatan berupaya mendorong kolaborasi antara pemerintah, BUMN, swasta, dan UMKM, untuk mewujudkan visi
Indonesia Go Global. Pertemuan dihadiri 11 (sebelas) BUMN dari sektor strategis, 5 (lima) perusahaan swasta, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).


Kegiatan dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Mansury dan Sekretaris
Kementerian BUMN Rabin Inrajad Hattari. Dalam sambutannya, Wamenlu menggarisbawahi pentingnya kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan visi Indonesia Go
Global. Diharapkan kegiatan Indonesia Incorporated Day dapat menghasilkan rencana kerja bersama untuk mencapai deliverables konkret. “Rencana kerja yang dihasilkan dari kegiatan Indonesia Go Global harus actionable, time-bound dan dapat ditindaklanjuti,” ujar Wamenlu.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan


Wamenlu Pahala memaparkan tren geopolitik dewasa ini yang patut menjadi perhatian bersama. Kebijakan de-risking dan friendshoring, persaingan Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), disrupsi jalur perdagangan, hingga krisis perubahan iklim memiliki pengaruh signifikan terhadap volatilitas pertumbuhan ekonomi global. Selain itu,
dunia yang semakin multi-polar membuka peluang bagi Indonesia dan negara-negara
berkembang (Global South) untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi, termasuk mendorong hilirisasi.


Menghadapi dinamika tersebut, Kemlu RI tengah menyusun Grand Design Diplomasi
Ekonomi (GDDE) guna mendukung transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai status developed country pada 2045. Upaya integrasi ekonomi global, perluasan akses pasar, dan pelibatan BUMN dan sektor swasta, menjadi faktor penting dalam inisiatif Indonesia Go
Global. Implementasi GDDE diharapkan dapat mewujudkan ketahanan energi, pangan, dan kesehatan nasional, serta mengamankan kebutuhan mineral kritis.


Sementara dari sisi Kementerian BUMN, Sesmen BUMN tegaskan pentingnya penguatan narasi untuk bersaing pada peta perdagangan internasional. “Stories matter. What we tell to our audiences matters. Untuk itu, Kementerian BUMN siap berkontribusi dalam penguatan
narasi branding Indonesia.” tegas Sesmen BUMN.


Menurut Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, Indonesia Incorporated Day menandai momen krusial dalam aspirasi global Indonesia. BNI siap mendukung upaya kolaboratif antara Kementerian BUMN, Kementerian Luar Negeri, dan lembaga terkait lainnya. Salah satu wujud
komitmen BNI tersebut adalah dengan menawarkan Global Diaspora Banking Solution dan memimpin penuh upaya pengembangan bisnis swasta dan UMKM Indonesia di luar negeri,sebagaimana dipaparkan Direktur Wholesale & International Banking, Silvano Rumantir.


Dalam pertemuan tersebut BUMN di sektor hilirisasi, pangan, jasa dan pariwisata, serta kesehatan perwakilan swasta, dan 10 Kepala Perwakilan RI di luar negeri yang hadir memaparkan strategi, prioritas, tantangan, serta usulan penguatan kerjasama diplomasi ekonomi.


Kegiatan menghasilkan dokumen Action Plan yang mengidentifikasi peluang dan tantangan,serta proyek-proyek prioritas BUMN yang dapat ditindaklanjuti di negara-negara potensial.

Tags: BNIKemlu RIMetapos.id
Previous Post

Kapasitas Listrik Nasional Mencapai 72.976 MW

Next Post

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen di 2024

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini