Tuesday, May 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ekonom Optimistis Tekanan Inflasi Tetap Rendah di Sisa Tahun 2024

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 October 2024
in Ekbis
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

Jakarta, Metapos.id – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan inflasi akan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar 1,5 persen hingga 3,5 persen untuk tahun ini.

Tingkat inflasi IHK tahunan diproyeksikan melandai menjadi 1,92 persen secara secara tahunan atau year on year (yoy) di bulan September 2024 dibandingkan bulan Agustus sebesar 2,12 persen (yoy).

BACA JUGA

Prudential Syariah Kokoh Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah Nasional

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

Sementara itu, inflasi IHK inti tahunan diperkirakan sedikit meningkat dari 2,02 persen (yoy) menjadi 2,04 persen (yoy), terutama disebabkan oleh efek dasar yang rendah.

“Inflasi tahunan dari kelompok harga yang diatur pemerintah diperkirakan relatif stabil pada level 1,69 persen (yoy). Sebaliknya, inflasi harga bergejolak tahunan diperkirakan menurun secara signifikan dari 3,04 persen (yoy) menjadi 0,79 persen (yoy), seiring dengan penurunan harga bahan makanan,” jelasnya dalam keteranganya, Senin, 30 September.

Josua menyampaikan sepanjang sisa tahun 2024, tekanan inflasi kemungkinan akan tetap rendah, karena pemerintah cenderung menunda penerapan cukai plastik dan minuman kemasan berpemanis untuk mendukung daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Josua menyampaikan risiko imported inflation juga cenderung rendah sejalan dengan tren penguatan nilai tukar Rupiah. Penguatan nilai tukar Rupiah juga didukung oleh potensi penurunan suku bunga The Fed, yang dapat meningkatkan sentimen risk-on dan menarik arus modal masuk.

“Tekanan inflasi dari harga energi global, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, dapat diimbangi oleh risiko penurunan permintaan global,” ujarnya.

Meski demikian, Josua menyampaikan risiko kenaikan dapat muncul menjelang akhir tahun, namun lebih didorong oleh peningkatan permintaan musiman selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami memproyeksikan tingkat inflasi pada tahun 2024 sekitar 2,33 persen lebih rendah jika dibandingkan pada tahun 2023 sebesar 2,81 persen,” tuturnya.

Josua menyampaikan proyeksi inflasi yang lebih rendah ini dapat memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan BI-rate sebagai respons terhadap potensi penurunan suku bunga The Fed.

Tags: EkonomInflasiMetapos.id
Previous Post

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan di 4,25 Persen

Next Post

Rosan: Realisasi Investasi Bisa Mencapai Rp6.350 Triliun hingga September 2024

Related Posts

Sidang Chromebook Nadiem Dinilai Tunjukkan Perbedaan Cara Pandang soal Inovasi
Ekbis

Prudential Syariah Kokoh Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah Nasional

12 May 2026
Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop
Ekbis

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

11 May 2026
Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Next Post
Usai Dilantik jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Punya Beberapa PR yang Harus Diselesaikan

Rosan: Realisasi Investasi Bisa Mencapai Rp6.350 Triliun hingga September 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini