Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

EBT adalah Pilar Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 December 2022
in Ekbis
EBT adalah Pilar Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

JAKARTA,Metapos.id– Pemerintah melalui Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyatakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa yang akan datang dalam transisi menuju ekonomi hijau adalah pembangunan yang menggunakan energi baru dan terbarukan (EBT).

Menurut dia, transisi menuju ekonomi hijau juga meliputi bukan saja pembangunan EBT namun juga mengurangi emisi karbon dioksida (CO2).

BACA JUGA

CMSE 2026 Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

“Indonesia telah berkomitmen mencapai Net Zero Emission pada 2060. Kita yakin bahwa pembangunan ekonomi Indonesia masih akan tetap mengeluarkan emisi karbon. Namun kita akan melakukan kompensasi sehingga kita akan mendapatkan Net Zero Emission,” ujarnya dalam keterang pers dikutip Senin, 12 Desember.

Suahasil menambahkan, pemerintah Indonesia menegaskan posisi bahwa antara ekonomi hijau dan pertumbuhan ekonomi bukan saling trade off. Kata dia, ekonomi hijau adalah merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia ke depan.

“Kita mulai mengurangi emisi karbon dengan mempensiunkan pembangkit listrik tenaga uap yang berasal dari batubara. Oleh karenanya, energi baru terbarukan menjadi betul-betul sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia dalam jangka menengah dan panjang,” tuturnya.

Wakil Sri Mulyani itu menyampaikan pula bahwa banyak negara yang kembali ke bahan bakar fosil, seperti Amerika Serikat mengeluarkan cadangan energi minyak dan Eropa yang membeli batu bara dari negara-negara di seluruh dunia.

“Kita pahami bahwa ini adalah gerakan jangka pendek dalam rangka melindungi masyarakat. Eropa, Amerika sedang menuju winter, musim dingin yang memerlukan energi. Indonesia melakukan peningkatan fossil fuel dalam bentuk meningkatkan subsidi energi yang saat ini kita perkirakan akan ada di atas Rp500 triliun dari APBN,” ucap dia.

Suahasil menyebut ketegangan geopolitik membuat harga energi di tingkat yang relatif tinggi. Hal ini merupakan bentuk dari proteksi kepada masyarakat karena masyarakat kita tetap memerlukan energi dan tetap memerlukan kegiatan ekonomi agar pemulihan bisa berlangsung cepat.

“Namun di dalam jangka menengah panjang, kami meyakini bahwa ekonomi hijau dan pertumbuhan ekonomi akan saling meng-komplementer,” imbuhnya.

Untuk itu, sambung Suahasil, Indonesia telah meluncurkan Energy Transition Mechanism (ETM), suatu mekanisme di mana Indonesia akan melakukan early retirement atau penghentian lebih awal dari beberapa pembangkit listrik tenaga batubara kita.

“Ini yang kita sudah desain dan akan kita lanjutkan terus desainnya dalam beberapa waktu ke depan,” tutupnya.

Tags: EBTMetapos.idPertumbuhan ekonomi
Previous Post

Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 2023-2024, DPR Gali Keterangan dari Sri Mulyani

Next Post

Sri Mulyani Akan Bagi-bagi BLT Rp3 Triliun ke Buruh Rokok Tahun Depan

Related Posts

CMSE 2026 Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung
Ekbis

CMSE 2026 Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung

8 November 2026
Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas
Ekbis

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

6 November 2026
BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi
Ekbis

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

5 November 2026
Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah
Ekbis

Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah

5 November 2026
ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Next Post
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

Sri Mulyani Akan Bagi-bagi BLT Rp3 Triliun ke Buruh Rokok Tahun Depan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini