Metapos.id, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, melakukan sidak ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Barat pada Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kunjungannya, Dudung meninjau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan. Dari hasil pengecekan tersebut, ia menemukan sejumlah persoalan terkait kebersihan dan standar pengolahan makanan.
Tim inspeksi mendapati kondisi dapur yang dinilai kurang bersih. Selain itu, ditemukan juga belatung di beberapa area pengolahan makanan.
Tidak hanya itu, fasilitas pencucian peralatan disebut belum memenuhi standar. Kondisi ruangan dapur juga terasa panas sehingga dinilai kurang ideal untuk aktivitas memasak.
Dudung turut menyoroti tata letak penyimpanan bahan makanan. Pasalnya, area penyimpanan bahan basah dan gudang bahan kering masih berada dalam satu ruang yang sama.
Menurut Dudung, pengelola dapur wajib menerapkan pemisahan antara area bersih dan area kotor. Oleh sebab itu, ia meminta pengelola segera melakukan pembenahan.
Ia menambahkan pemerintah akan mengambil langkah tegas apabila perbaikan tidak segera dilakukan. Bahkan, operasional dapur berpotensi dihentikan sementara hingga memenuhi standar yang ditetapkan.
Selain melakukan sidak, Dudung mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah kini mendorong evaluasi menyeluruh terhadap dapur MBG yang belum memenuhi ketentuan kesehatan.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Karena itu, pemerintah meminta seluruh pengelola dapur menjaga mutu makanan dan kebersihan area kerja. Pemerintah juga menegaskan bahwa keamanan pangan harus menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program MBG.







