Friday, August 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Ini Penjelasan BKSDA Jabar

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
29 March 2026
in Nasional
Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Ini Penjelasan BKSDA Jabar

Metapos.id, Jakarta – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar) memastikan penyebab kematian dua anak harimau Benggala, Huru dan Hara, di Kebun Binatang Bandung akibat infeksi Feline Panleukopenia Virus (FPV). Virus ini dikenal sangat menular dan memiliki tingkat kematian tinggi, terutama pada satwa muda dari keluarga kucing.

Pelaksana Tugas Kepala BBKSDA Jabar, Ammy Nurwaty, mengungkapkan bahwa gejala awal mulai terlihat pada 22 Maret 2026.

BACA JUGA

Alasan Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026 Terungkap

Anies Baswedan Ungkap Alasan Istilah ‘Anak Abah’ Seharusnya Ditinggalkan

Saat itu, Hara dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik, disertai muntah dan diare.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya cacing, sehingga tim medis segera memberikan penanganan berupa obat antiparasit, obat penurun asam lambung, serta vitamin untuk menunjang pemulihan.

Untuk mencegah penyebaran penyakit, Huru yang berada dalam satu kandang turut diberikan perawatan serupa. Selain itu, kedua satwa dipisahkan sebagai langkah pencegahan agar infeksi tidak semakin meluas.

Dalam penanganannya, BBKSDA Jabar bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung serta tim dokter hewan dari Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Barat. Namun, kondisi Hara terus memburuk pada 23 Maret 2026 dengan gejala diare berdarah. Pada akhirnya, kedua anak harimau tersebut tidak dapat diselamatkan.

Tags: BBKSDA Jabarharimau BenggalainfeksikematianMetapos.idpenyebab
Previous Post

PSSI Awards 2026 Tegaskan Penghargaan untuk Semua Pelaku Sepak Bola Nasional

Next Post

Demo Anti Trump di LA Kian Memanas, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Related Posts

Megawati Soekarnoputri
Nasional

Alasan Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026 Terungkap

14 August 2026
Anies Baswedan
Nasional

Anies Baswedan Ungkap Alasan Istilah ‘Anak Abah’ Seharusnya Ditinggalkan

14 August 2026
Muzani Serukan Demokrasi Beretika: Beda Pandangan Tetap Saling Menghormati
Nasional

Muzani Serukan Demokrasi Beretika: Beda Pandangan Tetap Saling Menghormati

14 August 2026
Yusril: Pendukung Presiden Tak Berhak Adukan Kasus Penghinaan
Nasional

Yusril: Pendukung Presiden Tak Berhak Adukan Kasus Penghinaan

14 August 2026
Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa
Nasional

Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa

14 August 2026
Donald Trump
Nasional

Trump Putus Pendanaan Medicaid dan CHIP untuk Perawatan Gender Anak

13 August 2026
Next Post
Demo Anti Trump di LA Kian Memanas, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo Anti Trump di LA Kian Memanas, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini