Saturday, May 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Dokter Ungkap Waktu Ideal Ganti Sikat Gigi, Jangan Tunggu Bulu Mekar

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 May 2026
in Lifestyle & Health
Dokter Ungkap Waktu Ideal Ganti Sikat Gigi, Jangan Tunggu Bulu Mekar

Metapos.id, Jakarta – Menyikat gigi setiap hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Meski demikian, masih banyak yang lupa mengganti sikat gigi secara berkala.

Padahal, sikat gigi yang digunakan terlalu lama dapat mengurangi efektivitas pembersihan. Selain itu, bulu sikat yang mulai rusak berisiko memengaruhi kesehatan gigi dan gusi.

BACA JUGA

Gunung Bromo Tutup Saat Yadnya Kasada 2026, Wisata Kembali Dibuka 3 Juni

Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad

Para dokter gigi menekankan pentingnya mengganti sikat gigi secara rutin. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memperhatikan masa pakai sikat gigi yang digunakan.

Dokter gigi spesialis ortodonti, Marina Gonchar, merekomendasikan penggantian sikat gigi setiap tiga bulan. Menurutnya, rentang waktu tersebut merupakan periode ideal untuk menjaga kinerja sikat gigi.

Seiring pemakaian, bulu sikat akan melebar dan kehilangan bentuk aslinya. Akibatnya, kemampuan sikat untuk membersihkan plak menjadi berkurang.

Tidak hanya itu, bulu sikat yang sudah aus juga dapat menyebabkan iritasi pada jaringan gusi. Karena itu, pengguna disarankan segera mengganti sikat gigi yang mulai rusak.

Pemakaian sikat gigi dalam waktu terlalu lama juga dapat memicu penumpukan bakteri. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kebersihan rongga mulut.

Anjuran ini berlaku untuk semua jenis sikat gigi, baik manual maupun elektrik. Sementara itu, pengguna sikat elektrik perlu mengganti kepala sikat secara teratur.

Juru bicara konsumen American Dental Association, Matthew J. Messina, menyebut kepala sikat elektrik idealnya diganti setiap tiga hingga empat bulan. Namun, penggantian bisa dilakukan lebih cepat jika bulu sikat menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Selain memperhatikan durasi penggunaan, kondisi fisik sikat gigi juga perlu diperiksa secara rutin. Bulu yang mekar, melengkung, atau berubah warna biasanya menandakan bahwa sikat sudah tidak optimal.

Di sisi lain, sensasi gigi yang terasa kurang bersih setelah menyikat gigi dapat menjadi tanda lain. Begitu pula jika sikat gigi mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.

Karena itu, memeriksa kondisi sikat gigi secara berkala menjadi langkah penting. Dengan cara tersebut, kesehatan gigi dan gusi dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.

Tags: bulu sikat gigiganti sikat gigiKesehatankesehatan gigikesehatan gusikesehatan mulutMetapos.idperawatan gigiSikat gigitips kesehatan
Previous Post

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

Next Post

Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad

Related Posts

Gunung Bromo Tutup Saat Yadnya Kasada 2026, Wisata Kembali Dibuka 3 Juni
Lifestyle & Health

Gunung Bromo Tutup Saat Yadnya Kasada 2026, Wisata Kembali Dibuka 3 Juni

23 May 2026
Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad
Lifestyle & Health

Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad

23 May 2026
Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah
Lifestyle & Health

Terlalu Sering Konsumsi Indomie Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis

23 May 2026
Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi
Lifestyle & Health

Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi

23 May 2026
Daftar Temuan BPOM 2026: 22 Kopi, Suplemen, dan Herbal Mengandung Bahan Kimia Obat
Lifestyle & Health

Daftar Temuan BPOM 2026: 22 Kopi, Suplemen, dan Herbal Mengandung Bahan Kimia Obat

22 May 2026
95% Warga Indonesia Rutin Beribadah, Tertinggi di Dunia
Lifestyle & Health

95% Warga Indonesia Rutin Beribadah, Tertinggi di Dunia

22 May 2026
Next Post
Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad

Sriwijaya Jadi Pusat Keilmuan Asia Sejak Abad ke-7, Mendahului Oxford Berabad-abad

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini