Metapos.id, Jakarta – Menyikat gigi setiap hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Meski demikian, masih banyak yang lupa mengganti sikat gigi secara berkala.
Padahal, sikat gigi yang digunakan terlalu lama dapat mengurangi efektivitas pembersihan. Selain itu, bulu sikat yang mulai rusak berisiko memengaruhi kesehatan gigi dan gusi.
Para dokter gigi menekankan pentingnya mengganti sikat gigi secara rutin. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memperhatikan masa pakai sikat gigi yang digunakan.
Dokter gigi spesialis ortodonti, Marina Gonchar, merekomendasikan penggantian sikat gigi setiap tiga bulan. Menurutnya, rentang waktu tersebut merupakan periode ideal untuk menjaga kinerja sikat gigi.
Seiring pemakaian, bulu sikat akan melebar dan kehilangan bentuk aslinya. Akibatnya, kemampuan sikat untuk membersihkan plak menjadi berkurang.
Tidak hanya itu, bulu sikat yang sudah aus juga dapat menyebabkan iritasi pada jaringan gusi. Karena itu, pengguna disarankan segera mengganti sikat gigi yang mulai rusak.
Pemakaian sikat gigi dalam waktu terlalu lama juga dapat memicu penumpukan bakteri. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kebersihan rongga mulut.
Anjuran ini berlaku untuk semua jenis sikat gigi, baik manual maupun elektrik. Sementara itu, pengguna sikat elektrik perlu mengganti kepala sikat secara teratur.
Juru bicara konsumen American Dental Association, Matthew J. Messina, menyebut kepala sikat elektrik idealnya diganti setiap tiga hingga empat bulan. Namun, penggantian bisa dilakukan lebih cepat jika bulu sikat menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Selain memperhatikan durasi penggunaan, kondisi fisik sikat gigi juga perlu diperiksa secara rutin. Bulu yang mekar, melengkung, atau berubah warna biasanya menandakan bahwa sikat sudah tidak optimal.
Di sisi lain, sensasi gigi yang terasa kurang bersih setelah menyikat gigi dapat menjadi tanda lain. Begitu pula jika sikat gigi mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.
Karena itu, memeriksa kondisi sikat gigi secara berkala menjadi langkah penting. Dengan cara tersebut, kesehatan gigi dan gusi dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.







