Saturday, September 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Deretan Perusahaan yang Paling Banyak Kantongi Kontrak Pemerintah AS

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
20 June 2026
in Internasional
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat setiap tahun menggelontorkan dana dalam jumlah besar melalui berbagai kontrak pengadaan barang dan jasa. Nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS dan menjadi sumber pendapatan utama bagi sejumlah perusahaan besar di sektor pertahanan, kesehatan, hingga teknologi.  

Perusahaan pertahanan masih mendominasi daftar penerima kontrak terbesar pemerintah AS. Nama seperti Lockheed Martin, RTX Corporation, General Dynamics, Boeing, dan Northrop Grumman secara konsisten memperoleh proyek bernilai puluhan miliar dolar setiap tahunnya.  

BACA JUGA

Korea Selatan Bakal Izinkan Pil Aborsi

Houthi-Arab Saudi Tegang, WNI Kapan Harus Dipulangkan?

Lockheed Martin menjadi salah satu perusahaan dengan nilai kontrak tertinggi berkat berbagai proyek alat utama sistem persenjataan. Kontrak tersebut mencakup pengembangan jet tempur F-35, sistem rudal, hingga berbagai teknologi pertahanan untuk Departemen Pertahanan Amerika Serikat.  

RTX Corporation, yang sebelumnya dikenal sebagai Raytheon Technologies, juga menjadi pemain utama dalam pengadaan pemerintah. Perusahaan ini banyak memasok sistem pertahanan udara, radar, mesin pesawat, serta berbagai teknologi militer lainnya.  

Selain industri pertahanan, sektor kesehatan turut menikmati nilai kontrak yang besar. Pfizer dan Moderna memperoleh kontrak bernilai miliaran dolar terutama saat pemerintah AS mempercepat pengadaan vaksin dan produk kesehatan untuk menghadapi pandemi.  

Perusahaan teknologi seperti Microsoft, Oracle, Amazon Web Services, dan Google juga semakin aktif memenangkan kontrak pemerintah. Layanan komputasi awan, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan menjadi kebutuhan penting berbagai lembaga pemerintah AS.  

Besarnya nilai kontrak pemerintah membuat banyak perusahaan berlomba memenuhi persyaratan tender federal. Selain menawarkan harga yang kompetitif, perusahaan juga harus memenuhi standar keamanan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat.  

Dominasi perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa belanja pemerintah AS masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Kontrak bernilai besar tidak hanya meningkatkan pendapatan korporasi, tetapi juga mendukung investasi, inovasi teknologi, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor.  

Tags: BoeingGeneral DynamicsHeadlinekontrak pemerintah AmerikaLockheed MartinMetapos.idPfizerRTXtender pemerintah AS
Previous Post

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Next Post

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

Related Posts

Pemerintah Korea Selatan menyiapkan izin penggunaan pil aborsi hingga usia kehamilan sembilan minggu dan menargetkan penerapannya pada kuartal pertama 2027.
Internasional

Korea Selatan Bakal Izinkan Pil Aborsi

17 September 2026
Houthi-Arab Saudi Tegang, WNI Kapan Harus Dipulangkan?
Internasional

Houthi-Arab Saudi Tegang, WNI Kapan Harus Dipulangkan?

17 September 2026
Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Putin: Potensi BRICS Masih Sangat Besar

15 September 2026
Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

15 September 2026
Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?
Internasional

Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?

14 September 2026
Putin, Xi Jinping, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan bertemu di India dalam momentum KTT BRICS di tengah konflik global.
Internasional

Putin, Xi dan Presiden Iran Bertemu di India

11 September 2026
Next Post
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Kenapa Mi Instan Tetap Jadi Favorit Meski Sering Dianggap Tak Sehat?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini