Wednesday, September 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Delapan Satwa Mati, Kemenhut Evakuasi 100 Satwa Karhutla

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 September 2026
in Nasional
Delapan Satwa Mati, Kemenhut Evakuasi 100 Satwa Karhutla

Metapos.id, Jakarta — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat sebanyak 100 satwa liar telah dievakuasi setelah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyelamatan dilakukan di enam provinsi yang masuk dalam wilayah prioritas penanganan karhutla. Daerah tersebut terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

BACA JUGA

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari

ASABRI Dukung Pendidikan 28 Anak Peserta

“Data yang kami kumpulkan sampai dengan hari ini 22 September 2026, Kementerian Kehutanan telah menyelamatkan, melakukan upaya penyelamatan satwa liar sejumlah 100 individu satwa liar di 6 provinsi prioritas,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (23/9/26).

Dari jumlah tersebut, orang utan menjadi satwa yang paling banyak dievakuasi, yakni mencapai 53 ekor. Sebagian besar satwa terdampak ditemukan di kawasan Kalimantan.

Kemenhut menyebut sekitar 97 persen dari total satwa yang diselamatkan berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

“Lalu setelah orang utan, satwa yang jumlahnya tertinggi kami lakukan penyelamatan adalah satwa trenggiling,” katanya.

Meski telah dilakukan penyelamatan, terdapat delapan satwa yang tidak berhasil bertahan hidup. Satwa tersebut terdiri dari ular, biawak, kura-kura, serta satu ekor orang utan.

“Kemudian juga ada 8 satwa dari 100 itu kondisinya mati. Itu ada ular, biawak, kura-kura, termasuk kemarin ada satu ekor orang utan itu,” ujarnya.

Kemenhut meminta masyarakat segera menyampaikan laporan apabila menemukan satwa liar yang terdampak karhutla. Laporan tersebut diperlukan agar petugas dapat memberikan penanganan sesuai kondisi satwa.

Ristianto mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap satwa yang ditemukan karena proses penyelamatan membutuhkan penanganan yang tepat.

“Kami dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam setempat pasti akan segera mem-follow up untuk membantu penanganan satwa yang terdampak dari karhutla ini,” ujarnya.

Tags: evakuasi satwaKalimantanKarhutlakebakaran hutanKemenhutMetapos.idorang utansatwa liar
Previous Post

Tom Cruise Sebut Manusia Tak Bisa Digantikan AI

Next Post

AS Hentikan Layanan Maskapai Iran, Gedung Putih Hadirkan Trump TV

Related Posts

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari
Nasional

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari

22 September 2026
ASABRI menyalurkan dukungan pendidikan Rp98 juta kepada 28 anak peserta berprestasi melalui Program GENERASI 2026.
Nasional

ASABRI Dukung Pendidikan 28 Anak Peserta

22 September 2026
Sidang Gugatan Syarat Gibran, MK Keluarkan Aturan Baru
Nasional

Sidang Gugatan Syarat Gibran, MK Keluarkan Aturan Baru

22 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026, Ini Kata BMKG
Nasional

Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026, Ini Kata BMKG

22 September 2026
Threshold Baru Pilpres 2029, Mimpi Anies hingga Gibran Bisa Terkendala
Nasional

Threshold Baru Pilpres 2029, Mimpi Anies hingga Gibran Bisa Terkendala

22 September 2026
Update KM Virgo: 34 Penyelam Dikerahkan Cari 120 Penumpang
Nasional

Update KM Virgo: 34 Penyelam Dikerahkan Cari 120 Penumpang

22 September 2026
Next Post
AS Hentikan Layanan Maskapai Iran, Gedung Putih Hadirkan Trump TV

AS Hentikan Layanan Maskapai Iran, Gedung Putih Hadirkan Trump TV

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini