Monday, June 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Brent dan WTI Turun Terbatas di Tengah Harapan Negosiasi Iran-AS

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
in Internasional
Bukan Muslim, Ronaldo Tetap Jalani Puasa Ramadan di Arab Saudi

Metapos.id, Jakarta – Harga minyak dunia terkoreksi tipis pada perdagangan Jumat pagi (27/2/2026) setelah bergerak relatif stabil dalam beberapa hari terakhir. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai memengaruhi prospek pasokan energi global.

Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.20 WIB, harga minyak Brent tercatat di level US$70,75 per barel, turun dari penutupan sebelumnya di US$70,85 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi US$65,21 per barel, melemah dari US$65,42 per barel.

BACA JUGA

WNI Bisa Liburan ke Korea Selatan Tanpa Visa Mulai 2026, Ini Syaratnya

Heimir Hallgrimsson Sebut Protes Pro-Palestina Ganggu Jalannya Pertandingan

Dalam beberapa hari terakhir, pergerakan minyak cenderung terbatas. Brent sempat menyentuh US$71,76 per barel pada 20 Februari sebelum kembali bergerak di kisaran US$70 per barel. Adapun WTI turun dari area US$66 menuju sekitar US$65 per barel.

Mengutip laporan Reuters, pasar saat ini merespons kelanjutan pembicaraan antara Washington dan Teheran. Prospek negosiasi yang masih terbuka meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah, sehingga premi risiko geopolitik ikut menyusut.

Kondisi tersebut membuat harga minyak kesulitan menembus level tertinggi yang sempat dicapai pada pertengahan Februari. Untuk jangka pendek, arah pergerakan masih sangat dipengaruhi dinamika perundingan kedua negara. Selama tidak ada eskalasi baru, WTI diperkirakan bergerak di rentang US$60–70 per barel, sedangkan Brent bertahan di sekitar US$70 per barel.

Pergerakan yang relatif mendatar ini mencerminkan sikap wait and see investor yang masih menanti kejelasan sentimen pasar memasuki awal Maret.

Tags: Brent turunharga minyak hari iniMetapos.idnegosiasi Iran ASpasar energi globalRefinitiv minyakWTI melemah
Previous Post

Anak Riza Chalid Terbukti Korupsi, Hakim Jatuhkan Hukuman 15 Tahun Penjara

Next Post

Sumatera Pascabanjir: 17.969 Huntap Disiapkan untuk Warga Terdampak

Related Posts

WNI Bisa Liburan ke Korea Selatan Tanpa Visa Mulai 2026, Ini Syaratnya
Internasional

WNI Bisa Liburan ke Korea Selatan Tanpa Visa Mulai 2026, Ini Syaratnya

31 May 2026
Pria Berinisial I Ditemukan Tewas di Tol Jagorawi Jakarta Timur
Internasional

Heimir Hallgrimsson Sebut Protes Pro-Palestina Ganggu Jalannya Pertandingan

30 May 2026
MBG Dinilai Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Emas 2045
Internasional

Uni Eropa Bekukan Aset Kelompok Pemukiman Israel di Tepi Barat

29 May 2026
Rivian R2 Hadir dengan Harga Lebih Terjangkau
Internasional

Kerbau Albino Seberat 700 Kg Jadi Rebutan Warga Bangladesh

29 May 2026
Crystal Palace Taklukkan Rayo Vallecano di Final Conference League
Internasional

Media Iran Laporkan Baku Tembak AS dan Iran di Selat Hormuz

28 May 2026
AS Kerahkan Jet F-22 dan Puluhan Pesawat Militer ke Israel
Internasional

AS Kerahkan Jet F-22 dan Puluhan Pesawat Militer ke Israel

28 May 2026
Next Post
Sumatera Pascabanjir: 17.969 Huntap Disiapkan untuk Warga Terdampak

Sumatera Pascabanjir: 17.969 Huntap Disiapkan untuk Warga Terdampak

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini