Wednesday, April 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bongkar Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Tak Boleh Ciut !!

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 October 2025
in Nasional
Bongkar Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Tak Boleh Ciut !!

Metapos.id, Jakarta – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark up atau penggelembungan anggaran dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah.

Menurut Abdullah, langkah KPK ini sangat penting untuk menjawab keresahan publik. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut belakangan menjadi polemik di masyarakat karena besarnya beban utang yang harus ditanggung Indonesia, serta munculnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran proyek.

BACA JUGA

1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur

KPK tidak boleh takut dalam menangani kasus ini. Dugaan mark up anggaran dalam proyek kereta cepat harus diusut secara tuntas dan transparan,” ujar Abdullah kepada media, Selasa (28/10/2025).

Legislator PKB itu menegaskan, apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana, KPK harus bertindak tegas tanpa pandang bulu.

Siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi, baik dari kalangan pemerintah, BUMN, maupun pihak swasta, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Abdullah juga berharap KPK dapat menjalankan penyelidikan ini secara profesional dan independen agar hasilnya mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, khususnya di sektor infrastruktur.

Proyek sebesar Kereta Cepat Whoosh seharusnya menjadi kebanggaan nasional, bukan malah menjadi beban akibat penyimpangan anggaran. Karena itu, kita harus mendukung penuh KPK agar bisa menuntaskan kasus ini,” pungkas Abdullah.

 

Tags: BUMNKomisi III DPRMetapos.idPKBWhoosh
Previous Post

Klarifikasi Pernyataan AHY, Pastikan Bandara Kertajati Siap Untuk Industri Dirgantara

Next Post

Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

Related Posts

1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari
Nasional

1.720 SPPG Disetop Sementara pada 2026, Tetap Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

29 April 2026
Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur
Nasional

Terungkap! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tragedi Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gempa Kecil Goyang Keerom Papua, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Nasional

Gempa Kecil Goyang Keerom Papua, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

28 April 2026
Insentif Kendaraan Listrik Disiapkan Pemerintah demi Pangkas Impor BBM
Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Disiapkan Pemerintah demi Pangkas Impor BBM

28 April 2026
Akademisi Gugat MK, Tolak MBG Masuk Anggaran Pendidikan
Nasional

Akademisi Gugat MK, Tolak MBG Masuk Anggaran Pendidikan

28 April 2026
DPR Dorong KNKT Ungkap Penyebab Insiden Kereta di Bekasi Timur
Nasional

DPR Dorong KNKT Ungkap Penyebab Insiden Kereta di Bekasi Timur

28 April 2026
Next Post
Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini