Sunday, June 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bongkar Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Tak Boleh Ciut !!

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 October 2025
in Nasional
Bongkar Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Tak Boleh Ciut !!

Metapos.id, Jakarta – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark up atau penggelembungan anggaran dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah.

Menurut Abdullah, langkah KPK ini sangat penting untuk menjawab keresahan publik. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut belakangan menjadi polemik di masyarakat karena besarnya beban utang yang harus ditanggung Indonesia, serta munculnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran proyek.

BACA JUGA

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

KPK tidak boleh takut dalam menangani kasus ini. Dugaan mark up anggaran dalam proyek kereta cepat harus diusut secara tuntas dan transparan,” ujar Abdullah kepada media, Selasa (28/10/2025).

Legislator PKB itu menegaskan, apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana, KPK harus bertindak tegas tanpa pandang bulu.

Siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi, baik dari kalangan pemerintah, BUMN, maupun pihak swasta, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Abdullah juga berharap KPK dapat menjalankan penyelidikan ini secara profesional dan independen agar hasilnya mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, khususnya di sektor infrastruktur.

Proyek sebesar Kereta Cepat Whoosh seharusnya menjadi kebanggaan nasional, bukan malah menjadi beban akibat penyimpangan anggaran. Karena itu, kita harus mendukung penuh KPK agar bisa menuntaskan kasus ini,” pungkas Abdullah.

 

Tags: BUMNKomisi III DPRMetapos.idPKBWhoosh
Previous Post

Klarifikasi Pernyataan AHY, Pastikan Bandara Kertajati Siap Untuk Industri Dirgantara

Next Post

Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

Related Posts

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer
Nasional

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

13 June 2026
MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026
Nasional

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

13 June 2026
Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar
Nasional

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

13 June 2026
Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum
Nasional

Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum

12 June 2026
Traveloka Hadirkan Promo Schooliday Sale untuk Liburan Keluarga Lebih Hemat
Nasional

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Pengendara Diminta Hindari Sudirman-Thamrin

12 June 2026
Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya
Nasional

Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya

11 June 2026
Next Post
Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

Pengaruh Alkohol Pemuda mabok Cabuli Nenek 85 Tahun Di Tasikmalaya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini