Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BI Utamakan Penguatan Rupiah di Kuartal IV 2024

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 August 2024
in Ekbis
Festival Ekonomi Keuangan Digital 2022 di Bali, BI Klaim Terbesar di Dunia Setelah Pandemi

Jakarta, Metapos.id – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, terdapat peluang untuk memangkas suku bunga atau BI-rate pada kuartal IV-2024, meski kondisi nilai tukar rupiah sudah menguat dan inflasi terjaga rendah.

“Sehingga kami masih tetap akan melihat ruang terbuka bagi penurunan BI-rate pada kuartal IV 2024. Masih konsisten dengan pernyataan sebelumnya ruang terbuka untuk BI-rate pada kuartal IV-2024 ini,” jelasnya Perry dalam konferensi pers, Rabu, 21 Agustus.

BACA JUGA

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

Perry optimistis nilai tukar rupiah kedepannya akan terus menguat sejalan dengan masuknya investasi portofolio ke SRBI, SBN, dan Saham.

Selain itu, kata dia, pertimbangan lainnya untuk masih fokus dalam penguatan rupiah karena dampak penguatan rupiah baik untuk pertumbuhan ekonomi.

“Rupiah yang menguat membuat harga lebih murah, khususnya harga pangan maupun harga harga lain dan kerenanya juga mendukung inflasi yang rendah khususnya dari imported inflation,” jelasnya.

Perry menambahkan, penguatan rupiah juga mendukung sektor-sektor lainnya yang banyak melakukan impor, dan menciptakan lapangan kerja.

Misalnya, industri tekstil, dan industri manufaktur sehingga berdampak positif bagi stabilitas keuangan dan perbankan.

“Dengan seperti itu, kebijakan moneter tetap pro-stability untuk penguatan lebih lanjut stabilisasi nilai tukar rupiah,” terangnya.

Tags: Bank IndonesiaMetapos.idRupiah
Previous Post

Belanja Lain-lain Capai Rp631,8 Triliun di RAPBN 2025, Faisal Basri: Tidak Sehat!

Next Post

Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Related Posts

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200
Ekbis

BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200

15 June 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

15 June 2026
Next Post
Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini