Tuesday, October 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Begini Strategi Pemerintah Susun RAPBN 2023

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
8 June 2022
in Ekbis
Begini Strategi Pemerintah Susun RAPBN 2023

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menilai bahwa tantangan perekonomian ke depan masih cukup berdinamika. Pasalnya, tren kenaikan inflasi pasti akan direspon oleh pengetatan likuiditas hingga peningkatan suku bunga acuan oleh bank sentral, utamanya di negara maju serta berpengaruh seperti Amerika Serikat (AS).

“Bisa disimpulkan bahwa arahnya pasti, yaitu inflasi tinggi dan oleh karena itu policy moneter yang lebih ketat dan lebih tinggi untuk interest rate-nya. Hanya pertanyaannya adalah seberapa tinggi dan seberapa cepat,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu, 8 Juni.

BACA JUGA

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

Menurut bendahara negara, kondisi ini diyakini bakal menimbulkan dampak rambatan terhadap ongkos pembiayaan (cost of money) terhadap utang pemerintah. Untuk itu, Menkeu menilai bahwa penyusunan RAPBN 2023 harus dilakukan secara hati-hati mengingat pada tahun depan level defisit anggaran sudah harus turun di bawah 3 persen.

“Artinya memang cost of money akan menjadi lebih tinggi. Untuk itu implikasi di dalam asumsi makro ini adalah mengenai suku bunga, dan juga implikasi kedua adalah pada postur APBN yang harus dijaga dari sisi keberlanjutan, dari ukuran defisit yang akan kita capai di dalam pembahasan RAPBN 2023,” tutur dia.

Untuk diketahui, tren kenaikan suku bunga negara maju sudah mulai terjadi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebijakan moneter bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang telah mengerek rate interest 50 basis poin (bps) pada awal bulan lalu. Langkah tersebut diyakini akan berlanjut hingga 350 bps pada sepanjang tahun ini.

Sikap The Fed tersebut tentu saja berpengaruh terhadap nilai tukar dolar yang semakin menguat. Sebagai efek rambatan, pemerintah RI harus mengeluarkan biaya ekstra untuk pembayaran bunga surat utang yang dirilis dalam denominasi dolar.

“Kita terus melihat dinamika global, yaitu interest rate yang cenderung naik dan dolar yang cenderung dibuat lebih kuat, termasuk juga euro dan yen,” tutup Menkeu Sri Mulyani.

Tags: MenkeuMetapos.idRAPBN 2023Sri Mulyani
Previous Post

Ini Alasan Sri Mulyani Minta Pemda Punya ‘Menteri Keuangan’

Next Post

Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Related Posts

PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Next Post
Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini