Wednesday, October 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Begini Strategi Pemerintah Susun RAPBN 2023

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
8 June 2022
in Ekbis
Begini Strategi Pemerintah Susun RAPBN 2023

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menilai bahwa tantangan perekonomian ke depan masih cukup berdinamika. Pasalnya, tren kenaikan inflasi pasti akan direspon oleh pengetatan likuiditas hingga peningkatan suku bunga acuan oleh bank sentral, utamanya di negara maju serta berpengaruh seperti Amerika Serikat (AS).

“Bisa disimpulkan bahwa arahnya pasti, yaitu inflasi tinggi dan oleh karena itu policy moneter yang lebih ketat dan lebih tinggi untuk interest rate-nya. Hanya pertanyaannya adalah seberapa tinggi dan seberapa cepat,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu, 8 Juni.

BACA JUGA

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

Menurut bendahara negara, kondisi ini diyakini bakal menimbulkan dampak rambatan terhadap ongkos pembiayaan (cost of money) terhadap utang pemerintah. Untuk itu, Menkeu menilai bahwa penyusunan RAPBN 2023 harus dilakukan secara hati-hati mengingat pada tahun depan level defisit anggaran sudah harus turun di bawah 3 persen.

“Artinya memang cost of money akan menjadi lebih tinggi. Untuk itu implikasi di dalam asumsi makro ini adalah mengenai suku bunga, dan juga implikasi kedua adalah pada postur APBN yang harus dijaga dari sisi keberlanjutan, dari ukuran defisit yang akan kita capai di dalam pembahasan RAPBN 2023,” tutur dia.

Untuk diketahui, tren kenaikan suku bunga negara maju sudah mulai terjadi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebijakan moneter bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang telah mengerek rate interest 50 basis poin (bps) pada awal bulan lalu. Langkah tersebut diyakini akan berlanjut hingga 350 bps pada sepanjang tahun ini.

Sikap The Fed tersebut tentu saja berpengaruh terhadap nilai tukar dolar yang semakin menguat. Sebagai efek rambatan, pemerintah RI harus mengeluarkan biaya ekstra untuk pembayaran bunga surat utang yang dirilis dalam denominasi dolar.

“Kita terus melihat dinamika global, yaitu interest rate yang cenderung naik dan dolar yang cenderung dibuat lebih kuat, termasuk juga euro dan yen,” tutup Menkeu Sri Mulyani.

Tags: MenkeuMetapos.idRAPBN 2023Sri Mulyani
Previous Post

Ini Alasan Sri Mulyani Minta Pemda Punya ‘Menteri Keuangan’

Next Post

Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Related Posts

Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
Next Post
Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Konsumsi Pertalite Tembus 11,69 Juta KL hingga Mei 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini