Thursday, August 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Banjir Bandang Nepal-China Telan 160 Korban Jiwa

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
27 August 2026
in News
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Lebih dari 680 orang masih dilaporkan hilang. (Foto: X/KanNa_e)

Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Lebih dari 680 orang masih dilaporkan hilang. (Foto: X/KanNa_e)

Metapos.id, Jakarta – Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang, sementara lebih dari 680 wisatawan, petugas keamanan, pekerja, dan warga masih dilaporkan hilang.

Kepolisian Nepal menyebut 157 jenazah telah ditemukan dan 54 orang berhasil diselamatkan dari wilayah terdampak.

BACA JUGA

Cegah Massa Demo ke Jakarta, Polisi Perketat Tol Merak-Tangerang

Terjerat Narkoba Lagi, Revaldo Jadi Tersangka dengan Pasal Berlapis

Sementara itu, Pemerintah China melaporkan tiga orang tewas dan 265 lainnya masih hilang di wilayah Tibet selatan.

Kantor Perdana Menteri Nepal menyebut korban yang masih hilang terdiri atas 44 personel militer, 28 polisi, 13 polisi bersenjata, serta 60 pekerja sipil yang terlibat dalam proyek pembangkit listrik tenaga air.

Sebelumnya, sebanyak 484 wisatawan juga dilaporkan hilang, terdiri atas 391 warga asing dan 93 warga Nepal.

Dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (27/8/2026), bencana tersebut menyebabkan kerusakan besar terhadap infrastruktur di Nepal.

Sedikitnya 19 jembatan hanyut, sekitar 40 kilometer jalan rusak, dan 13 proyek pembangkit listrik tenaga air terdampak.

“Dampak banjir menyebabkan sejumlah besar proyek pembangkit listrik tenaga air, kantor pemerintah, dan fasilitas jalan rusak atau bahkan hilang,” kata Menteri Luar Negeri Nepal Sishir Khanal.

Operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar dilakukan di kedua sisi perbatasan dengan melibatkan tim dari Nepal dan China.

Korban yang masih hilang dilaporkan berasal dari Nepal, India, Inggris, Afrika Selatan, Malaysia, Australia, dan Belanda.

Delapan warga Korea Selatan juga belum diketahui keberadaannya, sementara 10 lainnya dilaporkan masih terjebak di Nepal.

Tim penyelamat dari Kepolisian Nepal, Polisi Bersenjata Nepal, dan Angkatan Darat Nepal dikerahkan menggunakan helikopter, drone, serta perahu untuk menjangkau wilayah terdampak.

Di China, longsor terjadi di dekat Pelabuhan Gyirong, salah satu pintu perbatasan utama Nepal-China di wilayah Xizang atau Tibet.

“Bencana tersebut memutus akses jalan menuju pelabuhan di sisi China, serta mengganggu komunikasi dan pasokan listrik,” demikian laporan Xinhua yang mengutip otoritas setempat.

Presiden China Xi Jinping memerintahkan upaya pencarian dan penyelamatan dilakukan secara maksimal serta meminta warga di daerah berbahaya segera dievakuasi.

Di Kathmandu, rumah sakit pemerintah dan fasilitas medis milik aparat keamanan disiapkan untuk menangani korban luka.

Wilayah Rasuwagadhi merupakan salah satu jalur yang kerap dilewati wisatawan menuju kawasan trekking Langtang, salah satu destinasi pendakian populer Nepal.

Selain itu, kawasan tersebut menjadi jalur bagi wisatawan yang hendak menuju Gunung Kailash dan Danau Mansarovar di China.

Sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas, India mengirimkan 10 ton bantuan kemanusiaan, perlengkapan penanganan bencana, serta obat-obatan untuk membantu Nepal.

Warga yang berada di daerah rendah juga diimbau segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Tags: banjir bandang Nepalbanjir Nepalbencana NepalHeadlinekorban banjir Nepallongsor NepalMetapos.idNepal-Chinawisatawan hilang
Previous Post

Jelang Sidang Banding, Nadiem Bicara Keadilan dan Hukum

Next Post

Trump Yakin Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Masih Hidup

Related Posts

Cegah Massa Demo ke Jakarta, Polisi Perketat Tol Merak-Tangerang
News

Cegah Massa Demo ke Jakarta, Polisi Perketat Tol Merak-Tangerang

26 August 2026
Terjerat Narkoba Lagi, Revaldo Jadi Tersangka dengan Pasal Berlapis
News

Terjerat Narkoba Lagi, Revaldo Jadi Tersangka dengan Pasal Berlapis

26 August 2026
Ruben Onsu Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan
News

Ruben Onsu Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan

26 August 2026
Aktor Revaldo Fifaldi
News

Revaldo Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Polisi Temukan 3 Plastik Klip

26 August 2026
Manchester City dikabarkan sepakat merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille dengan nilai €100 juta atau sekitar Rp1,7 triliun.
News

Manchester City Tebus Bouaddi Rp1,7 Triliun

24 August 2026
Kabut Asap Kembali Ganggu Kawasan, Malaysia Minta ASEAN Bertindak
News

Kabut Asap Kembali Ganggu Kawasan, Malaysia Minta ASEAN Bertindak

23 August 2026
Next Post
Mojtaba Khamenei

Trump Yakin Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Masih Hidup

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini