Friday, June 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Inflasi Inti Meningkat, Suku Bunga BI Bakal Naik Lagi?

Afizahri by Afizahri
3 January 2023
in Ekbis
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Awal Desember Dinilai Bakal Pengaruhi Inflasi Akhir Tahun

JAKARTA,Metapos.id – Inflasi Inti diketahui mengalami kenaikan pada penutupan tahun ini menjadi 3,36 persen year on year (yoy) di Desember 2022. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan November 2022 yang sebesar 3,30 persen.

Sementara secara bulanan (month to month/mtm), inflasi inti bergerak jadi 0,22 persen atau lebih tinggi dari dari bulan sebelumnya sebesar 0,15 persen yang utamanya disumbang oleh komoditas kontrak rumah. Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilansir awal pekan ini.

BACA JUGA

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

Sebagai informasi, inflasi inti merupakan salah satu komponen penting yang mendasari Bank Indonesia dalam menetapkan kebijakan suku bunga acuan karena mencerminkan langsung sisi permintaan (demand).

Bank sentral awalnya menargetkan penurunan inflasi inti ke level 3 persen plus minus 1 persen pada paruh kedua 2023.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) pada Agustus 2022 yang lalu.

Alhasil, BI rate bertengger di angka 3,75 persen setelah sebelumnya bertahan cukup lama di level 3,50 persen saat masa awal pandemi.

Selanjutnya, Bank Indonesia mempertajam target penurunan inflasi inti 3 persen plus minus 1 persen menjadi paruh pertama 2023.

Akibatnya, otoritas moneter semakin agresif dengan menaikan BI rate sebesar 50 bps dalam tiga bulan berturut-turut menjadi 5,25 persen di November 2022.

“Bank Indonesia ingin memastikan inflasi inti ke depan kembali ke dalam sasaran 3 persen plus minus 1 persen lebih awal, yaitu ke paruh pertama 2023,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo beberapa waktu lalu.

Pada Desember 2022, sikap agresif Bank Indonesia mulai melandai dengan hanya menaikkan BI rate sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen mengingat pada periode tersebut perkembangan inflasi juga semakin terkendali.

Adapun, di awal 2023 laju inflasi kembali ngegas setelah melewati momentum libur natal dan tahun baru yang membuat sisi demand masyarakat menjadi tinggi. Atas kondisi tersebut, Bank Indonesia setidaknya mempunyai dua alasan kuat untuk kembali mengerek BI rate.

Pertama, kenaikan inflasi inti, baik secara tahunan maupun bulanan. Kedua, target 3 persen plus minus 1 persen yang belum terpenuhi di paruh pertama tahun ini.

Tags: Bank IndonesiaInflasiMetapos.id
Previous Post

Dukung Pemerintah Kendalikan Pandemi, Kopra by Mandiri Salurkan Dana Klaim Lebih dari Rp 100 Triliun ke 2.000 RS Rujukan

Next Post

Belanja APBN 2022 Tembus Rp3.090,8 Triliun

Related Posts

Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri
Ekbis

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

19 June 2026
RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030
Ekbis

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

19 June 2026
Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Ekbis

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

18 June 2026
Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Alasan Elon Musk Pilih Korea Selatan Ketimbang Taiwan untuk Bisnis AI
Ekbis

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

18 June 2026
Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Next Post
Defisit APBN Melebar Jadi Rp237,7 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Belanja APBN 2022 Tembus Rp3.090,8 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini