Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Inflasi November Lebih Rendah dari Perkiraan, Bukti Stabilitas Terus Terjaga

Rizki Meirino by Rizki Meirino
2 December 2022
in Ekbis
Inflasi November Lebih Rendah dari Perkiraan, Bukti Stabilitas Terus Terjaga

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyambut positif penurunan laju inflasi menjadi 5,42 persen year on year (yoy) di November 2022. Menurut Badan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu, torehan itu menunjukkan stabilitas harga domestik yang tetap dapat dijaga di tengah tekanan inflasi global yang masih tinggi.

“Inflasi November lebih rendah dari prediksi yang kita hitung di internal Kemenkeu. Ini merupakan hasil positif dari bauran kebijakan pengendalian inflasi, terutama komponen inflasi pangan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis dikutip Jumat, 2 Desember.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

Febrio menjelaskan, keberhasilan tersebut dicapai melalui koordinasi antar otoritas terkait dalam upaya menjaga daya beli masyarakat yang perlu terus diperkuat untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kata dia, inflasi inti yang merupakan kontributor terbesar masih bergerak stabil pada 3,3 persen.

“Angka ini mencerminkan masih kuatnya daya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga. Tren stabil ini terjadi pada beberapa kelompok pengeluaran, seperti sandang, perumahan, perlengkapan rumah tangga, informasi dan komunikasi, yang juga mengindikasikan stabilnya inflasi jasa,” tutur Febrio.

Anak buah Sri Mulyani itu menyampaikan pula jika inflasi pangan bergejolak (volatile food) menurun cukup dalam menjadi 5,7 persen dari yang sebelumnya 7,2 persen di oktober. Penurunan ini didukung oleh deflasi harga aneka cabai. Di sisi lain, harga beras masih melanjutkan tren naik meskipun dengan kenaikan yang mulai melandai.

“Sebagai respons terhadap tren kenaikan harga beras, pemerintah melalui Bulog telah memasok beras di pasar lebih banyak di tengah kendala stok karena produksi beras nasional yang menurun. Penguatan stok nasional terus dilakukan melalui koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), yaitu dengan menghimpun produksi dari daerah-daerah sentra,” terangnya.

Selain beras, sambung dia, terjadi kenaikan harga tahu-tempe seiring dengan naiknya harga kedelai global dan menipisnya stok dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah telah melaksanakan impor kedelai untuk menjaga stabilitas suplai domestik.

“Pemerintah terus menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang momen natal dan tahun baru (nataru) untuk memastikan inflasi semakin terkendali,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Inflasi harga diatur pemerintah (administered price) mengalami penurunan minor menjadi 13 persen dari sebelumnya 13,2 persen didorong oleh normalisasi tarif angkutan udara. Ke depan, pemerintah disebut akan terus berupaya menjaga daya beli masyarakat, dengan mengoptimalkan alokasi APBN dan APBD.

“Penyaluran belanja wajib perlindungan sosial dan belanja tidak terduga (BTT) terus dipercepat untuk mendukung terkendalinya inflasi daerah. Pemerintah pusat dan daerah terus memonitor harga dan stok pangan, serta ketersediaan armada penerbangan dalam mempersiapkan momen natal dan tahun baru sebagai antisipasi tekanan inflasi menjelang akhir tahun,” tutup Febrio.

Tags: InflasiMetapos.id
Previous Post

Raih Industri Hijau Kinerja Terbaik, Petrokimia Gresik Komitmen Optimalisasi Transisi Energi Dan Pemanfaatan Gipsum

Next Post

PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini