Metapos.id, Jakarta — Aktivitas menaiki tangga ternyata tidak sekadar membantu tubuh bergerak lebih banyak. Kebiasaan sederhana ini juga dapat mendukung kesehatan jantung dan kebugaran apabila dilakukan secara rutin.
Hal tersebut terlihat dalam sebuah kajian yang dimuat di American Journal of Cardiovascular Drugs pada Agustus 2026. Riset tersebut menggunakan data lebih dari 480.000 partisipan berusia 35-84 tahun.
Para peneliti melakukan pemantauan selama 14 tahun. Hasil analisis menunjukkan, orang yang lebih sering menaiki tangga memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 39 persen lebih rendah.
Risiko kematian dari seluruh penyebab juga tercatat 24 persen lebih rendah pada kelompok yang rutin menggunakan tangga. Angka tersebut dibandingkan dengan orang yang jarang memilih tangga dalam aktivitas sehari-hari.
“Temuan ini menyoroti pentingnya melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan di dalam tempat kerja dan rumah, untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan mengurangi risiko yang terkait dengan penyakit kardiovaskular,” dikutip dari Prevention, Kamis (17/9/2026).
Naik Tangga Bisa Jadi Olahraga Sederhana
Manfaat tersebut dinilai sejalan dengan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan tubuh. Aktivitas yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga kondisi kardiovaskular dan menekan sejumlah faktor risiko penyakit jantung.
Ahli jantung dan direktur medis rekanan bidang elektrofisiologi di MemorialCare Saddleback Medical Center, Laguna Hills, California, Paul Drury, M.D., menjelaskan dampak positif aktivitas fisik secara rutin.
“Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kolesterol, mendukung pengelolaan berat badan yang sehat, dan memperkuat kebugaran kardiovaskular secara keseluruhan,” ujar dr. Drury.
Menaiki tangga juga membutuhkan kerja otot dan tenaga yang lebih besar dibandingkan berjalan di permukaan datar. Karena itu, aktivitas ini dapat menjadi bagian dari kegiatan fisik harian.
Ahli jantung sekaligus direktur layanan gagal jantung di NYU Langone Hospital—Long Island, Shaline D. Rao, M.D., menyebut naik tangga sebagai aktivitas yang melibatkan banyak otot.
“Ini mengarah pada upaya ketahanan otot dan latihan aerobik. Menaiki tangga adalah kebiasaan sehari-hari yang memperkuat jantung dan paru-paru, memperbaiki tekanan darah, dan membantu mempertahankan berat badan yang sehat,” kata dr. Rao.
Membantu Melatih Jantung dan Daya Tahan
Selain melibatkan otot, menaiki tangga juga dapat membuat denyut jantung meningkat. Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian dari aktivitas fisik yang melatih kemampuan tubuh.
Asisten profesor di Divisi Penyakit Kardiovaskular dan Hipertensi Rutgers Robert Wood Johnson Medical School, Ahmad Halawa, M.D., mengatakan perubahan denyut jantung tersebut dapat memberikan manfaat bagi kebugaran.
“Hal itu dapat menghasilkan kesehatan kardiovaskular dan daya tahan yang lebih baik,” kata dr. Halawa.
Di sisi lain, aktivitas fisik tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga dalam durasi panjang. Gerakan sederhana yang dilakukan berulang sepanjang hari juga dapat membantu meningkatkan aktivitas tubuh.
“Bahkan kesempatan kecil untuk bergerak sepanjang hari dapat berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik,” tambah dr. Drury.
Dengan demikian, memilih tangga dibandingkan lift atau eskalator dapat menjadi salah satu cara praktis untuk menambah aktivitas fisik. Meski begitu, kebiasaan tersebut tetap perlu diimbangi dengan pola hidup aktif dan sehat secara keseluruhan.







